Serambi Pengasuh
Hari Santri dan Tantangan Membangun Peradaban Dunia
Hari Santri mengingatkan kita pada sejarah panjang perjuangan kaum pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini tidak lahir begitu saja,...
Serambi Pengasuh
Warisan Adab Melahirkan Generasi Unggul
Pentingnya adab dalam proses menuntut ilmu dan kehidupan bermasyarakat. Bukan hanya kecerdasan yang ditekankan, melainkan juga akhlak, penghormatan kepada guru, kesungguhan belajar, dan tanggung...
Serambi Pengasuh
Meneladani Ukhuwah dan Perjuangan Para Masyayikh
Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (1926–2026) bukan sekadar momentum seremonial untuk mengenang masa lalu. Lebih dari itu, ia menjadi kesempatan berharga untuk merefleksikan kembali...
Serambi Pengasuh
Isra Mikraj, Momentum Memperbaiki Shalat Menjelang Ramadan
Melaksanakan shalat dengan baik bukanlah perkara mudah. Banyak orang mampu mendirikan shalat, tetapi belum tentu mampu menghadirkan kekhusyukan dan kesadaran penuh di dalamnya. Oleh...
Serambi Pengasuh
Menjaga Spirit Ramadan dan Menjadi Santri Sejati
Santri sejati adalah mereka yang berilmu sekaligus berbudi pekerti. Ilmunya membawa manfaat bagi kehidupan dunia, sedangkan akhlaknya menjadi jalan menuju kebahagiaan akhirat. Itulah warisan...
Serambi Pengasuh
Resolusi Jihad dan Spirit Kebangsaan untuk Generasi Bangsa
Resolusi Jihad bukan sekadar dokumen sejarah. Resolusi Jihad merupakan simbol persatuan, pengorbanan, dan tanggung jawab untuk mempertahankan kemerdekaan. Peristiwa itu menunjukkan bahwa kemerdekaan Indonesia...
Serambi Pengasuh
Fitrah Manusia dan Tantangan Menjaga Persatuan
Oleh: KH. Abdul Hakim Machfudz
Hubungan sesama manusia tidak kalah penting dibanding hubungan dengan Allah. Melalui saling memaafkan dan saling mengunjungi, umat Islam diajak membangun...
Serambi Pengasuh
Menjaga Ukhuwah dan Merawat Tradisi
Kekuatan pesantren sesungguhnya tidak hanya terletak pada sistem pendidikannya, tetapi juga pada budaya guyub dan kebersamaan yang hidup di dalamnya. Pesantren mengajarkan bahwa manusia...












