Sambut Tahun Ajaran Baru, MTs Sains Salahuddin Wahid Selaraskan Visi dengan Wali Santri

12
Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfduz saat memberikan sambutan dalam acara temu wali santri MTs Sains Salahuddin Wahid Tebuireng Kesamben (foto: M. Yunus)

Tebuireng.online— MTs Sains Salahuddin Wahid menggelar pertemuan dengan wali santri sebagai bagian dari persiapan menyambut tahun ajaran baru 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Tebuireng Kesamben ini dihadiri langsung oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz, dan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan visi antara madrasah, pesantren, dan orang tua santri.

Baca Juga: Borong Tiga Juara di NCC Nasional, Siswi MTs Sains Kesamben Ukir Prestasi Gemilang

Kegiatan diawali dengan tausiyah dan doa yang dipimpin KH. Abdul Hakim Mahfudz. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya keikhlasan serta rida orang tua sebagai salah satu faktor yang mendukung keberkahan ilmu bagi anak-anak yang menempuh pendidikan di pesantren.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai program madrasah sekaligus membangun komitmen bersama dalam mendampingi proses pendidikan para santri.

Pengasuh Pesantren Tebuireng, Kepala MTs Sains Salahuddin Wahid bersama jajarannya saat menghadiri pertemuan dengan wali santri (foto: M. Yunus)

Pada sesi berikutnya, Kepala MTs Sains Salahuddin Wahid, Akhmad Mudhfar, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas antusiasme santri baru yang mulai memasuki lingkungan pesantren. Ia optimistis perpaduan pendidikan madrasah dan kehidupan pesantren akan membentuk generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus memiliki karakter yang kuat.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Baca Juga: Selamat! MTs Sains Tebuireng Raih Juara Lomba Vlog HAB Kemenag Jombang

“Saya melihat ada potensi besar, semangat menimba ilmu di Pesantren Tebuireng Kesamben ini, sehingga akan melahirkan generasi yang berilmu pengetahuan dan nilai karakter yang baik,” ungkap Ustadz Mudhfar di hadapan ratusan wali santri yang hadir.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di madrasah, tetapi juga kesiapan mental santri serta dukungan keluarga sejak awal mereka menjalani kehidupan di pesantren.

Ia menegaskan, sinergi antara pondok pesantren, madrasah, dan orang tua menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tujuan pendidikan. Meskipun para santri tinggal di asrama, peran keluarga tetap dibutuhkan melalui dukungan moral, komunikasi yang baik, serta doa yang terus mengiringi proses belajar mereka.

Wali santri saat bertemu dengan Pengasuh Pesantren Tebuireng, Gus Kikin yang juga didampingi para Mudir (foto: M. Yunus)

Melalui kolaborasi tersebut, MTs Sains Salahuddin Wahid berharap mampu mencetak lulusan yang unggul dalam bidang sains dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia.

“Semoga kita dan wali santri bisa bersinergi sehingga bisa menghasilkan anak-anak yang hebat, unggul, dan berprestasi dalam sains dan teknologi, serta berakhlakul karimah,” tegas Akhmad Mudhfar menutup arahannya.

Baca Juga: PSB MTs Sains Tebuireng Kesamben Berlangsung Ramai, Antusias Wali dan Calon Santri Tinggi

Pertemuan ditutup dengan doa bersama sebagai ikhtiar memohon keberkahan ilmu, kesehatan, serta kemudahan bagi seluruh santri dalam menjalani pendidikan di MTs Sains Salahuddin Wahid. Melalui pertemuan ini, pihak MTs Sains Salahuddin Wahid berharap madrasah, pesantren, dan wali santri meneguhkan komitmen untuk berjalan beriringan dalam membentuk generasi muslim yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.



Pewarta: Laili Syafaiyah

Editor: Rara Zarary