Ini Juara Haflah Akhirussanah Pondok Putra Tebuireng 2026, MTs SS Juara Umum! 

20
Para peraih juara pada haflah akhirussanah Pesantren Tebuireng Jombang (foto: mukti)

Tebuireng.online— Puncak acara Haflah Akhirussanah Pondok Putra Pesantren Tebuireng tahun 2026 ditutup dengan pembacaan surat keputusan pemenang lomba oleh Ketua Pelaksana, Ustadz Abdul Munif Mahbuby.

Ada 12 cabang lomba yang diikuti oleh 6 asrama/wisma (MTs Salafiyah Syafi’iyah, SMP A Wahid Hasyim, MA Salafiyah Syafi’iyah, SMA A Wahid Hasyim, Madrasah Mu’allimin, dan SMK Plus Khoiriyah Hasyim), MTs SS berhasil keluar sebagai Juara Umum. Sementara itu, Suporter Terbaik diraih oleh SMA A. Wahid Hasyim.

Baca Juga: Gus Kikin Ajak Santri Meneladani Semangat Hijrah dan Menjaga Identitas Kesantrian

​Berikut adalah susunan lengkap daftar pemenang lomba Haflah Akhirussanah Pondok Putra Pesantren Tebuireng 2026 M/1447 H:

Pidato Bahasa Indonesia
​SLTA: Juara 1 M. Dzulqornain Ardin (MMHA) | Juara 2 M. Al Bashitu Rayhan (MASS)
​SLTP: Juara 1 M. Fahd an-Nabil Afif (MMHA) | Juara 2 Muhammad Wafiyul Ahdi Multazam (MTs SS)

Tenis Meja
​SLTA: Juara 1 M. Fitrotillah (MMHA) | Juara 2 MASS Tebuireng
​SLTP: Juara 1 Firman Yasur Yudananto (MTs SS) | Juara 2 SMP A. Wahid Hasyim

Musabaqoh Syarhil Qur’an
​SLTA: Juara 1 MASS | Juara 2 Trio Najah (SMA AWH)
​SLTP: Juara 1 El – Trizin (MTs SS) | Juara 2 Qobilna (MTs SS)

Badminton
​SLTA: Juara 1 Naufa Azka Al Kholili (MASS) | Juara 2 M. Fazal Muzaki (MMHA)
​SLTP: Juara 1 SMP AWH | Juara 2 Ahmad Rafael (MTs SS)

Debat Bahasa Indonesia
​SLTA: Juara 1 MASS | Juara 2 SMA AWH | Juara 3 MMHA
​SLTP: Juara 1 MMHA | Juara 2 MTs SS | Juara 3 SMP AWH

Musabaqoh Qiroatil Kutub
SLTA: Juara 1 Izza Ibrahim Affandi (MASS) | Juara 2 Hamdan Ajir (MMHA)
SLTP: Juara 1 Ariq Ramdhani Setianto (MTs SS) | Juara 2 Adam Karunia Putra (MMHA)

Kaligrafi
​SLTA: Juara 1 MASS | Juara 2 M. Ibrahim Yusuf As Sufi (SMA AWH)
​SLTP: Juara 1 Akhmad Maulana Syaiful Amin (MTs SS) | Juara 2 Muhammad Zahid Al Mufid (MTs SS)

Lalaran Nadhom
​SLTA: Juara 1 Grup Sirojul Tholibin 2 (MMHA) | Juara 2 Grup Angga Tunggak (MASS)
SLTP: Juara 1 Grup Al Fatihah (MTs SS) | Juara 2 Grup As – Samawat (MTs SS)

Catur
SLTA: Juara 1 Ahmad Al Faris Bukhori (MASS) | Juara 2 Naufal Al – Shalahuddin (SMA AWH)
​SLTP: Juara 1 Akmal (SMP AWH) | Juara 2 M. Dzaky Naufal Al – ‘Azzam (SMP AWH)

Mading (Kategori Gabungan)
​Juara 1: Muallimin SLTA
​Juara 2: MTs Salafiyah

Kebersihan Unit (Kategori Gabungan)
​Juara 1: Muallimin
Juara 2: Unit SMP A. Wahid Hasyim
​Juara 3: Unit MTs Salafiyah Syafi’iyah

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Baca Juga: Tutup Haflah Akhirussanah, Pengasuh Pesantren Tebuireng Ingatkan Santri Jaga Persaudaraan

Salah satu pemenang lomba Haflah Akhirussanah Pesantren Tebuireng menerima piagam penghargaan dari Kepala Pondok Putra, Ustadz Slamet Habib (foto: Mukti)

M. Dzaky Naufal, juara 2 Catur tingkat SLTP mengaku senang dengan adanya lomba catur ini karena sejak di bangku Sekolah Dasar ia sudah menekuni bidang olahraga yang membutuhkan pikiran kuat dan strategi yang tepat.

“Alhamdulillah senang, soalnya kan di Tebuireng jarang ada lomba catur apalagi sekarang baru ada haflah lagi,” ujar Dzaky.

Ia juga turut menceritakan dirinya saat di babak final yang mengalami kelengahan dan salah strategi. Kesalahan tersebut yang menjadikan Dzaky meraih juara 2.

“Saat itu, saya kurang fokus, yang harusnya melangkah 1 kotak menjadi 2 kotak dan akhirnya saya kalah lalu mendapatkan juara 2,” ceritanya.

Berbeda dengan Dzaky, Hafizh Tri Artawan salah satu personil Juara 1 lomba Syarhil Qur’an tingkat SLTA yang memiliki kekurangan waktu latihan namun berbuah manis.

“Kita latihan cuma 3 hari, tapi Alhamdulillah berhasil meraih juara 1,” senangnya.

Meskipun mereka raih juara 1, Hafizh merasa belum puas dengan penampilannya. Kedepannya, ia akan persiapan lebih lama dan mencoba mengikuti lomba di luar pesantren.

“Dari pelajaran kita di tahun ini, mungkin ke depannya kita bahkan persiapan lebih lama lagi dan kalau bisa kita mencoba mencari lomba-lomba di luar sana untuk mengasah kemampuan kita dari segi pemahaman, mental dan lain-lain,” tambah santri MASS tersebut.

afizh menambahkan, dengan adanya Haflah, bakat dan kreativitas para santri turut dikembangkan. Tidak hanya dalam perlombaan fisik, perlombaan ilmiah pun turut dilombakan.

“Tahun ini adalah kesempatan bagi para santri untuk menunjukkan kreativitasnya. Jadi kita bukan hanya mendalami soal agama, tapi juga kemampuan fisik dan bakat seni lainnya,” tutup Hafizh.