Mengenal Gus Dur Lebih Dekat, Ratusan Siswa MAN 2 Banyumas Ziarah ke Tebuireng

129
Ratusan siswa-siswi MAN 2 Banyumas saat berziarah di makam Gus Dur (foto: fatih)

Tebuireng.online— Dalam rangka meneladani nilai-nilai perjuangan dan ketokohan Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas, Jawa Tengah, menggelar kegiatan ziarah ke Maqbarah Masyaikh Pesantren Tebuireng pada Senin (8/6/2026).

Baca Juga: Terima Kunjungan Fatayat Bangil, Mudir Tebuireng Paparkan Kesetaraan Gender dalam Tradisi Pesantren

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh dewan guru serta sekitar 560 siswa-siswi MAN 2 Banyumas. Rombongan melaksanakan ziarah sebagai bagian dari upaya mengenalkan sejarah, keteladanan, dan perjuangan para ulama serta tokoh nasional yang lahir dari lingkungan pesantren.

Wakil Kepala Bidang Akademik MAN 2 Banyumas, Mohammad Irfa’i, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan lebih dekat kepada para siswa mengenai tokoh-tokoh nasional yang dimakamkan di lingkungan Pesantren Tebuireng.

“Kami ingin mengenalkan lebih dekat kepada seluruh siswa tentang tokoh-tokoh nasional yang ada di Tebuireng. Melalui kegiatan ini, para siswa dapat memahami bahwa pahlawan nasional tidak hanya lahir dari kalangan militer atau pemerintahan, tetapi juga dari lingkungan pesantren yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara,” ujarnya saat diwawancarai.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Baca Juga: Puluhan Bhikkhu Lintas Negara Ziarahi Makam Gus Dur, Lantunkan Paritta Suci di Tebuireng

Saat pembina memberikan arahan kepada seluruh siswa-siswi di kawasan Makam Gus Dur (foto: fatih)

Selain itu, pihaknya juga berharap ziarah ini dapat menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa sekaligus menjadi wasilah untuk memperoleh keberkahan dalam menuntut ilmu.

“Semoga para siswa dapat meneladani sosok Gus Dur dan para masyaikh Tebuireng, serta mendapatkan keberkahan dalam proses menuntut ilmu demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Kesan mendalam juga disampaikan oleh salah satu siswi peserta ziarah, Sayyidati Tsurayya Ibtisam. Ia mengaku memperoleh banyak pelajaran berharga selama berkunjung ke Pesantren Tebuireng.

“Pesantren Tebuireng merupakan salah satu pesantren tertua di Jawa Timur yang memiliki sejarah panjang. Banyak hal yang dapat dipelajari, mulai dari keteladanan para masyaikh hingga corak keilmuan yang diajarkan dan terus berkembang sampai saat ini,” tuturnya.

Baca Juga: Teladani Nilai Kemanusiaan Gus Dur, Universitas Ciputra Surabaya Ziarah ke Tebuireng