Dua Siswa Kembar SDI Tebuireng Soedigno Raih Prestasi di Olimpiade Duta Smart Organizer Mojokerto

20
Siswa Sekolah Dasar Islam (SDI) Tebuireng Soedigno Kesamben, Jombang meraih sejumlah penghargaan dalam ajang olimpiade yang diselenggarakan oleh Duta Smart Organizer Mojokerto di Pasar Modern Semeru Mojokerto, Ahad (31/5/2026). Desain: Ilvi

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SDI Tebuireng Soedigno Kesamben. Dua siswa kelas 1 berhasil meraih sejumlah penghargaan dalam ajang olimpiade yang diselenggarakan oleh Duta Smart Organizer Mojokerto di Pasar Modern Semeru Mojokerto, Minggu (31/5/2026).

Menariknya, kedua siswa berprestasi tersebut merupakan saudara kembar. Mereka adalah Luthfi Sarfaraz dan Labib Sarfaraz. Labib berhasil meraih Juara 1 PKKN dan Juara 2 Olimpiade Matematika, sedangkan Luthfi meraih Juara Harapan 2 Olimpiade Matematika serta Juara Harapan 3 Olimpiade Bahasa Inggris.

Keberhasilan keduanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDI Tebuireng Soedigno Kesamben. Di usia yang masih sangat muda, keduanya mampu menunjukkan kemampuan akademik yang membanggakan dan bersaing dengan peserta dari berbagai sekolah.

Kepala SDI Tebuireng Soedigno Kesamben, Ustadz Ali Sya’bana, menjelaskan bahwa keberhasilan siswa dalam meraih prestasi tidak terlepas dari persiapan yang matang sebelum mengikuti perlombaan.

“Untuk mengikuti lomba harus ada persiapan yang matang, berlatih secara intensif, fokus, serta memiliki rasa percaya diri,” ujarnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Ia mengaku sangat senang dan bangga atas prestasi yang diraih para siswanya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, doa, serta proses belajar dan bimbingan yang dilakukan selama ini tidak pernah sia-sia.

“Prestasi yang diraih anak-anak adalah bukti nyata bahwa kerja keras, doa, dan belajar atau bimbingan yang dilakukan selama ini membuahkan hasil,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ustadz Ali berharap para siswa tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih.

“Kemenangan bukanlah garis akhir, tetapi pintu awal menuju prestasi yang lebih besar,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Prestasi SDI Tebuireng Soedigno Kesamben, Ustadz Dzikron, menyampaikan bahwa pada ajang kali ini sekolah hanya mengirimkan tiga siswa sebagai delegasi.

“Karena bertepatan dengan libur panjang akhir pekan, mungkin banyak siswa yang mengisi waktunya dengan liburan keluarga. Selain itu, beberapa siswa kelas akhir juga baru saja lulus,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya banyak informasi perlombaan yang masuk ke sekolah, baik yang bersifat umum maupun undangan khusus. Namun pihak sekolah tetap melakukan seleksi sebelum mengirimkan peserta.

“Kami mempertimbangkan jarak, level lomba minimal tingkat kabupaten, serta kelonggaran kegiatan sekolah. Karena itu tidak semua event bisa kami ikuti,” katanya


Pewarta: Albi

Editor: Sutan