
Riuh yang Tidak Selesai
Kadang aku ingin
Hidup berhenti sebentar saja.
Bukan menyerah,
Hanya ingin duduk tenang
Tanpa harus memikirkan
Hal-hal yang datang bersamaan.
Belakangan ini
Hari terasa terlalu ramai.
Satu masalah selesai,
Yang lain sudah mengetuk pintu.
Aku tertawa seperti biasa,
Menjawab “aku gapapa” seperti biasa,
Padahal di dalam kepala
Semuanya berisik.
Dan ternyata,
Menjadi kuat terus-menerus
Juga bisa melelahkan.
Energi yang Pelan-pelan Habis
Aku tidak tahu
Sejak kapan rasanya berubah.
Hal-hal kecil
Yang dulu mudah kulewati,
Sekarang terasa berat sekali.
Bangun pagi melelahkan,
Menjawab pesan melelahkan,
Bahkan berpura-pura baik-baik saja
Juga melelahkan.
Hidup seperti terus berlari,
Sementara aku
Sudah kehabisan napas
Di tengah jalan.
Kadang aku hanya ingin
Dipeluk oleh keadaan,
Dan diberi waktu
Untuk tidak kuat dulu.
Melelahkan
Tidak semua lelah
Bisa hilang dengan tidur.
Ada yang menetap
Di dada,
Menggantung di kepala,
Lalu ikut pulang setiap malam.
Aku sudah mencoba tenang,
Sudah mencoba mengerti,
Sudah mencoba bertahan
Meski hati sering penuh.
Tapi akhir-akhir ini
Hidup terasa seperti hujan panjang
Tanpa jeda.
Dan untuk pertama kalinya,
Aku tidak ingin terlihat hebat.
Aku Cuma ingin berkata jujur:
Aku capek.
Penulis: Albii
Editor: Rara Zarary


















