Mahasantri Ma’had Aly Angkatan Syalmahat Gelar Rihlah Ilmiah ke Ponpes Darul Hikmah Mojokerto

147
Dokumentasi rihlah ilmiah mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari ke Ponpes Darul Hikmah Mojokerto, Rabu (7/1/2026). Foto: Fatih

Tebuireng.online- Rabu, 7 Januari 2026, Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng angkatan Syalmahat menggelar kegiatan Rihlah Ilmiah dan Sambung Sanad Keilmuan ke Pesantren Darul Hikmah, Sawahan, Mojosari, Mojokerto. Pesantren tersebut diasuh oleh KH. Ali Mas’adi, yang selain sebagai pengasuh pesantren juga merupakan mursyid thoriqah syadziliyyah.

Kegiatan ini dihadiri oleh segenap jajaran mudir, para asatidz Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng, serta KH. Ali Mas’adi selaku mujiz dalam pengijazahan sanad keilmuan. Rombongan berangkat dari Pesantren Tebuireng pada pukul 07.30 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 09.30 WIB.Setibanya di Pesantren Darul Hikmah, rombongan disambut dengan hangat oleh pengasuh pesantren beserta jajaran pengurus pondok. 

Acara kemudian dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Wakil Mudir Bidang Kemahasantrian, Dr. M. Hamsa Fauriz. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur yang mendalam serta menyampaikan terima kasih atas sambutan dan penerimaan dari Pesantren Darul Hikmah dalam rangka pelaksanaan sambung sanad keilmuan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan taujihat dari KH. Ali Mas’adi, kemudian dilaksanakan pengijazahan Hadis Musalsal bil Awwaliyah, yang menjadi inti kegiatan Rihlah Ilmiah tersebut.

Ketua panitia, Ilham Dzikri Akbar, dalam sesi wawancara menyampaikan bahwa kegiatan sambung sanad keilmuan merupakan hal yang sangat penting bagi mahasantri, khususnya yang menekuni bidang hadis dan ilmu hadis.

“Sebagai mahasantri takhasus hadis dan ilmu hadis, tentunya menyambung sanad keilmuan adalah hal yang sangat penting untuk kita lakukan,” ujarnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan Rihlah Ilmiah ini para mahasantri, khususnya angkatan Syalmahat, dapat meningkatkan kualitas keilmuan, memperluas wawasan, serta menambah pengalaman dalam bidang ilmu hadis.

“Semoga kegiatan ini juga semakin mempererat silaturahmi kita dengan para ulama hadis yang ada di Nusantara,” tambahnya di akhir wawancara.

Selama kegiatan berlangsung, para mahasantri tampak antusias dan penuh semangat dalam mengikuti setiap rangkaian acara, yang mencerminkan kesungguhan mereka dalam menempuh jalan keilmuan dan menjaga tradisi sanad sebagai ciri khas keilmuan pesantren.

 

Penyerahan cinderamata oleh Dr. Hamsa Fauriz kepada KH. Ali Mas’adi. Foto: Fatih

Pewarta: Fatih Maulana

Editor: Sutan