Putut Pribadi Tegaskan Investasi Emas Jalan “Kaya yang Disengaja” di Seminar Ma’had Aly Tebuireng

57
Kepala Departemen Gadai Pegadaian Area Madiun, Putut Pribadi saat mengisi seminar Literasi Keuangan di hadapan mahasantri Tebuireng (foto: mahamedia)

Tebuireng.online– Kepala Departemen Gadai Pegadaian Area Madiun, Putut Pribadi, menjadi sorotan utama dalam Seminar Literasi Keuangan Syariah yang digelar Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng melalui program MUTUN (Muktamar Turats Nabawi), Sabtu (6/12/2025). Acara bertajuk “Emas Investasi Solutif Masa Kini” ini berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Yusuf Hasyim.

Dalam paparannya, Putut Pribadi menjelaskan secara rinci konsep tabungan emas sebagai instrumen investasi syariah yang aman, mudah, dan terjangkau. Ia menerangkan bahwa tabungan emas merupakan layanan pembelian dan penjualan emas melalui sistem tabungan, di mana nominal rupiah yang ditabung langsung dikonversi menjadi gram emas.

Baca Juga: Dr. Ubaid Tegaskan Pentingnya Eko-Sunnah dengan Seruan Merespons Krisis Lingkungan

“Menabung emas sejak hari ini adalah langkah kecil untuk membangun masa depan yang solutif,” tegasnya di hadapan ratusan peserta. Menurutnya, emas sangat minim risiko, mudah dibeli, mudah dikelola, serta mudah dicairkan. Keunggulan inilah yang membuatnya relevan bagi generasi muda, termasuk mahasantri.

Putut juga menjelaskan bahwa pembelian emas di Pegadaian Syariah menggunakan akad jual beli, sehingga diperbolehkan melakukan pembelian secara angsuran melalui aplikasi Tring. “Akad pembelian emas di Pegadaian hukumnya sah, karena kami memiliki sertifikat resmi dari Dewan Syariah Nasional terkait transaksi jual beli emas ini,” ungkapnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Lebih jauh, Putut memberikan pesan penting kepada peserta agar tidak mudah tergoda mencairkan emas yang telah ditabung. Menurutnya, emas harus diperlakukan sebagai aset masa depan.

Baca Juga: Kiai Roziqi Sebut Keilmuan dan Keuangan Harus Terhubung, Mahasantri Perlu Melek Literasi Finansial

“Emas itu investasi jangka panjang. Jangan mudah diambil atau dicairkan secara tergesa-gesa. Jual emas Anda hanya dalam dua kondisi: saat sakit atau saat membangun rumah,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama investasi emas adalah membangun kesejahteraan yang direncanakan sejak dini. Dengan menabung emas secara konsisten, setiap orang dapat menciptakan masa depan finansial yang lebih mapan.

“Investasi emas sejak muda adalah seni untuk bernasib kaya yang disengaja di masa tua nanti,” tutupnya.

Baca Juga: Dr. Ubaid Tegaskan Pentingnya Eko-Sunnah dengan Seruan Merespons Krisis Lingkungan

Melalui kegiatan ini, Ma’had Aly Tebuireng berharap mahasantri dapat memahami pentingnya literasi keuangan serta mampu mempraktikkan pengelolaan aset secara syariah dalam kehidupan nyata.



Pewarta: Dimas Setyawan Saputro
Editor: Rara Zarary