
Tebuireng.online– KH. Fahmi Amrullah Hadziq, Ketua PCNU Jombang sekaligus Dzurriyah Hadratussyaikh KH. Muhammad Hasyim Asy‘ari berpesan penting tentang kaderisasi, komitmen khidmat, dan nilai keikhlasan dalam tubuh Nahdlatul Ulama.. Hal tersebut beliau sampaikan pada pelantikan pengurus Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Pondok Pesantren Tebuireng Masa Khidmat 2025–2026 yang digelar di Aula Lantai 3 Gedung Yusuf Hasyim, Jumat, 28 November 2025,
Gus Fahmi, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa IPNU merupakan embrio Nahdlatul Ulama. Beliau mengutip pepatah Arab, “Syubbanul Yaum Rijalul Ghad”, yang berarti pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan, menandakan bahwa kader IPNU saat ini adalah calon pengurus dan pemimpin NU di masa mendatang. Oleh karenanya, kesungguhan dalam berproses menjadi keharusan.
Dalam tausiyahnya, beliau menceritakan ketika menghadiri safari maulid di Pulau Bali, di mana seorang pengurus Ansor yang terkendala biaya untuk hadir di muktamar NU, tiba-tiba mendapat bantuan finansial sebesar Rp15 juta dari orang tak dikenal. Kisah ini digunakan sebagai contoh kuatnya barokah yang menyertai perjuangan di Nahdlatul Ulama.
Gus Fahmi kemudian menyampaikan pesan mendalam dari para masyayikh: “Sopo wongé sing gelem ngurusi NU, maka bakal dadi santriku. Sopo wongé sing dadi santriku, tak dungakno khusnul khatimah sak anak turune.” (Siapa saja yang mau mengurus NU, maka akan menjadi santriku. Siapa saja yang menjadi santriku, akan aku doakan khusnul khatimah (akhir yang baik) beserta anak cucunya.)
Beliau menekankan adanya perbedaan antara “pengurus” dan “mengurus” NU. Siapa pun berhak mengurus NU, tetapi jika seseorang telah menjadi pengurus, ia dituntut untuk memiliki totalitas dalam berkhidmat, disertai keikhlasan dan kejujuran. Modal utama mewakafkan diri untuk NU haruslah ketulusan hati serta komitmen pengabdian.
Gus Fahmi menutup mauidzoh-nya dengan pesan optimis. “Yakinlah, ketika kalian berkhidmat di NU, barokah-barokah pasti akan menyertai kalian semua.”
Baca Juga: Mengabdi dengan Ilmu, IPNU Tebuireng Gelar Pelantikan Pengurus Masa Khidmat 2025–2026
Pewarta: Fatih Maulana
Editor: Muh. Sutan


















