Kunjungan Brigjen TNI Abdul Hanis ke Tebuireng 17, Perkuat Ketahanan Pangan Santri

139
Ketua yayasan cabang Tebuireng 17, Bapak H. Anto Djamil berbincang dengan Brigjen TNI Abdul Hanis (bintang satu) di Joglo Sufi Laboratorium peternakan pesantren (foto: Choi)

Tebuireng.online— Suasana hangat terasa di Joglo Sufi Laboratorium Peternakan Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 saat Brigjen TNI Abdul Hanis, S.I.P., M.Si., Kapoksahli Pangdam IV/Diponegoro, melakukan kunjungan silaturahmi bersama rombongan, Jumat (28/11/2025). Kedatangan beliau disambut langsung oleh pimpinan dan pengelola peternakan dalam suasana penuh keakraban.

Dalam rombongan tersebut turut hadir Letkol Inf Purbo Sudibyo, S.I.P. (Kasrem 071/Wijaya Kusuma), Letkol CBA (K) Roro Sri Harjani E.D.A., S.Sos. (Kasiter Rem 071/WK), serta Letkol Inf Edward Deru Saka Samosir (Dandim 0701/Banyumas).

Baca Juga: Semarak Hari Santri di Pesantren Preneur Abdul Djamil Tebuireng 17 Sokaraja

Owner peternakan sekaligus Ketua Yayasan PP Abdul Djamil Tebuireng 17 membuka kegiatan dengan sambutan hangat. Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Abdul Hanis mengapresiasi pengembangan peternakan lokal yang dijalankan pondok pesantren.

“Penting sekali menjaga ketahanan pangan. Di Joglo Sufi ini saya melihat peluang besar untuk pengembangan peternakan lokal,” ujarnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
Brigjen didampingi pengurus melihat budidaya indigofera untuk tambahan pakan peternakan (foto: choi)

Usai prosesi penyambutan dan silaturahmi, rombongan melaksanakan salat Asar berjamaah yang diimami oleh Kepala SMP Persada Insan Nusantara Cabang Tebuireng 17. Setelah itu, mereka meninjau langsung aktivitas peternakan ayam, domba, dan ikan yang dikelola para santri dengan pendampingan tenaga profesional.

Baca Juga: Makna BATIK dalam Tradisi dan Nilai Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17

Brigjen TNI Abdul Hanis menilai bahwa langkah pondok dalam meningkatkan keterampilan santri melalui pendidikan dan pelatihan praktis merupakan upaya strategis untuk memperkuat ketahanan pangan bangsa.

Rombongan melihat kandang peternakan ayam kampung kub dan elba milik pesantren cabang Tebuireng 17 (foto: choi)

“Pendidikan dan pelatihan seperti ini sangat penting untuk membekali santri dengan kemampuan nyata. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dijaga,” tambahnya.

Baca Juga: SMP Persada Insan Nusantara Tebuireng 17 Sokaraja Sukses Panen Sayur Organik Ketiga

Kegiatan kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara institusi militer dan pondok pesantren, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah yang rawan pangan.



Pewarta: Choi / Kabag Humas Publikasi Tebuireng 17
Editor: Rara Zarary