Wajib Manut Guru dan Aturan Pondok, Kiai Farid Zaini Tekankan Kunci Raih Ilmu Manfaat

79
Dr. KH. M. Farid Zaini, Lc., M.H.I, saat di acara Pesantrif (Pekan Santri Kreatif) yang diadakan oleh SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng. Foto: Youtube SMK Plus Khoiriyah Hasyim

Tebuireng.online- SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng menggelar kegiatan Pesantrif (Pekan Santri Kreatif) pada Kamis, 27 November 2025, dengan mengusung tema “Santri Kreatif Berkarakter Pesantren.” Acara yang berlangsung di halaman utama sekolah ini dihadiri santri, dewan guru, dan tamu undangan.

Kegiatan tersebut diisi dengan Mauidzoh Hasanah yang disampaikan oleh Dr. KH. M. Farid Zaini, Lc., M.H.I, Pengasuh Pondok Pesantren Al Munawaroh sekaligus alumni Pesantren Tebuireng.

Dalam mauidzoh-nya, KH. Farid Zaini menyampaikan beberapa poin penting mengenai kemuliaan status santri dan keutamaan menuntut ilmu. Beliau menegaskan bahwa menjadi santri telah dijamin oleh Allah SWT, sebagaimana ditegaskan dalam Surat Al-Mujadalah ayat 11 tentang meninggikan derajat orang-orang beriman dan pencari ilmu.

Beliau juga mengingatkan bahwa santri didoakan oleh para malaikat, bahkan oleh makhluk Allah di laut. Beliau mengutip hadis tentang malaikat yang mengepakkan sayap sebagai bentuk ridha kepada penuntut ilmu.

KH. Farid Zaini menekankan bahwa menjadi santri memiliki kemuliaan tersendiri, terlebih bagi mereka yang memiliki hubungan dengan Pesantren Tebuireng. “Barokah dari Hadratussyaikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari akan menyertai para penuntut ilmu yang menjaga adab dan mengirimkan tawasul sebelum belajar,” jelas beliau.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Dengan izin Allah, kalau bukan barokah-nya Mbah Hasyim, mungkin saya tidak bisa menuntut ilmu ke Timur Tengah. Bahkan bisa mendirikan pondok pesantren Al-Munawaroh, dan kalau bukan karena beliau, saya tidak bisa berbicara di depan kalian,” tutur beliau.

Pada sesi akhir, beliau menegaskan kembali kunci mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan berkah: taat kepada Allah, manut (patuh) terhadap guru dan aturan pondok, dan belajar dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga: Tumbuhkan Kreativitas Santri, SMK Plus Khoiriyah Hasyim Gelar Pesantrif Meriah


Pewarta: Fatih Maulana

Editor: Muh. Sutan