Siswi SMP Sains Tebuireng Juara 3 MTQ NURFA 2025 di SMK Telkom Sidoarjo

73
Siswi SMP Sains Tebuireng, Syahla Nailah Haya foto bersama piagam penghargaan (doc. istimewa)

Tebuireng.online— Salah satu siswa SMP Sains Tebuireng menorehkan prestasi dalam ajang Musabaqah Tartil Quran (MTQ) NURFA 2025 yang diselenggarakan oleh SMK Telkom Sidoarjo pada Sabtu (1/11/2025). Lomba ini diikuti oleh peserta tingkat SMP se-Jawa Timur dan menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dalam membaca Al-Qur’an secara tartil.

Dalam kompetisi tersebut, perwakilan dari SMP Sains Tebuireng, Syahla Nailah Haya (kelas 9B), berhasil meraih Juara 3. Ia mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya karena dapat berpartisipasi sekaligus membawa nama baik sekolah.

“Saya tidak menyangka akan meraih Juara 3, yang menurut saya sudah sangat cukup dan membanggakan. Padahal sebelumnya saya sempat pesimis tidak akan memenangkan perlombaan ini. Namun berkat semangat dan dukungan dari guru pembina, Ustadzah Zahrotul Anisah, alhamdulillah saya bisa bersemangat dan akhirnya meraih juara,” ungkapnya penuh rasa syukur.

Baca Juga: Ikuti Olimpiade Sains, Siswa Ini Berhasil Raih Golden Ticket Masuk SMP Sains Teburieng

Syahla juga bercerita mengenai tantangan yang dihadapinya selama persiapan dan pelaksanaan lomba.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Padatnya kegiatan di pondok membuat saya kesulitan membagi waktu dengan hal-hal penting lainnya. Saat lomba berlangsung, saya sempat terkejut karena urutan tampil ditentukan dengan spin wheel, dan ternyata saya mendapat nomor dua. Meski gugup, saya berusaha menampilkan performa terbaik,” tuturnya.

Persiapan menuju lomba dilakukan secara intensif selama kurang lebih dua minggu. Ia berlatih dengan tekun, melawan rasa malas, dan tetap bersemangat meskipun di tengah kesibukan belajar.

“Saya terus mengingat bahwa peserta lomba ini berasal dari seluruh Jawa Timur, jadi saya harus memberikan yang terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Ustadz Abdul Hamid, selaku guru Majelis IPA sekaligus Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMP Sains Tebuireng, menjelaskan bahwa proses seleksi peserta dilakukan secara rasional dan bertahap.

Baca Juga: Siswa SMA Trensains Tebuireng Juara 1 Business Plan Muamalah Festival 2025

“Kami memulai dari identifikasi bakat melalui pemantauan nilai akademik yang konsisten serta observasi partisipasi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.

Tahap selanjutnya, ceritanya, hal itu melibatkan uji kelayakan objektif, seperti tes seleksi internal yang disesuaikan dengan materi lomba dan simulasi try out untuk mengukur kesiapan teknis maupun mental.

“Hanya siswa dengan nilai, kinerja, dan komitmen terbaik yang akan dipilih sebagai perwakilan, agar sekolah mengirimkan delegasi yang paling siap dan memiliki peluang menang terbesar,” tegasnya menjelaskan.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary