Mencetak Pemimpin Berakhlak, Tebuireng Gelar Pelantikan Pengurus ORDA Se-Jatim

44
Suasana pelantikan pengurus Organisasi Daerah (ORDA) se-Jawa Timur pada Kamis, 30 Oktober 2025. Foto: Fatih

Tebuireng.online- Pondok Putra Pesantren Tebuireng menjadi lokasi penyelenggaraan pelantikan pengurus Organisasi Daerah (ORDA) se-Jawa Timur pada Kamis, 30 Oktober 2025. Mengusung tema “Meneguhkan Semangat Persaudaraan dan Regenerasi Kepemimpinan Orda se-Jawa Timur,” acara ini menekankan pentingnya kolaborasi dan integritas bagi para santri.

Acara dihadiri oleh Kepala Pondok Pesantren Tebuireng Ustadz Slamet Habib, para asatidz, serta perwakilan ORDA dari berbagai daerah. ORDA yang terlibat antara lain CPisa (Colerasi Pelajar Islam Sunan Ampel), Iksma (Ikatan Santri Madura), Hisla (Himpunan Santri Lamongan), Pudel (Putra Delta Sidoarjo), Hisma (Himpunan Santri Majapahit), OPIM (Organisasi Pelajar Islam Malang), dan OpiTH (Organisasi Pelajar Islam Thoriqul Huda).

Rangkaian kegiatan dibuka dengan lantunan selawat oleh grup Kubahireng, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Tebuireng.

Maulal Haq Al Fatih, perwakilan ketua baru, mengajak seluruh pengurus menjadikan ORDA sebagai wadah pembinaan diri, memperkuat ukhuwah (persaudaraan), dan menjaga marwah santri Tebuireng di mana pun mereka berada.

Ustadz Slamet Habib, Kepala Pondok Pesantren Tebuireng, memberikan arahan agar ORDA terus berperan aktif dalam pembinaan santri dan menjaga nilai-nilai luhur Tebuireng sebagai pusat ilmu dan perjuangan. Sementara itu, Ustadz Malik, selaku penasihat ORDA, menyampaikan pentingnya nilai keikhlasan dan tanggung jawab dalam berorganisasi, menegaskan bahwa kepemimpinan santri adalah latihan untuk menjadi pemimpin umat yang berakhlak dan berilmu.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Momen sakral pelantikan ditandai dengan pembacaan ikrar pengurus ORDA se-Jawa Timur yang dipimpin oleh Ustadz Bukhori selaku koordinator pengembangan diri, sebagai simbol komitmen berkhidmah.

Acara ditutup dengan mauidzhoh hasanah dari Gus Sholahudin, salah satu asatidz Tebuireng. Beliau menegaskan pentingnya menanamkan niat ikhlas dalam berkhidmah dan menjadikan organisasi sebagai ladang perjuangan serta pembelajaran hidup. Gus Sholahudin juga berpesan agar setiap pengurus senantiasa meneladani akhlak para masyayikh Tebuireng.

Pelantikan yang diakhiri dengan doa bersama oleh KH. Nurul Fuad ini diharapkan semakin memperkuat semangat persaudaraan, pengabdian, dan regenerasi kepemimpinan santri Tebuireng se-Jawa Timur.


Pewarta: Fatih Maulana

Editor: Muh. Sutan