
Tebuireng Online – Jejaring Duniasantri bekerja sama dengan Tebuireng Media Group menggelar Workshop Kepenulisan Kreatif dan Jurnalistik pada Jumat (22/8/2025), di Aula Lantai 1 Pesantren Tebuireng. Acara ini menghadirkan salah satu pegiat media pesantren, Munawara, Redaktur Media Tebuireng sekaligus pegiat literasi pesantren, sebagai narasumber dalam Workshop Strategi Pengelolaan Media Pesantren.
Dalam paparannya, perempuan yang akrab disapa Rara, menekankan pentingnya media bagi pesantren sebagai sarana dakwah, literasi, sekaligus dokumentasi dan branding. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menjaga nilai keilmuan, moral, serta tradisi pesantren agar semakin dikenal luas oleh publik.
Baca Juga: JDS dan Tebuireng Media Group Gelar Workshop Penulisan Kreatif dan Jurnalistik
“Pesantren punya banyak khazanah keilmuan, nilai moral, dan tradisi yang bermanfaat bagi masyarakat. Media menjadi sarana untuk menyebarkan pesan itu lebih luas, baik melalui berita, artikel, video, maupun media sosial,” jelas Dosen KPI Unhasy itu.

Perempuan lulusan Pesantren Annuqayah itu, juga menyoroti tantangan yang dihadapi media pesantren, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, minimnya keterampilan digital, hingga persaingan dengan arus informasi yang seringkali diwarnai hoaks dan konten negatif. Untuk itu, ia mengajak para santri agar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu memproduksi konten kreatif yang edukatif.
“Literasi digital di pesantren sangat penting, bukan sekadar bisa menggunakan teknologi, tapi juga mampu menemukan, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara etis. Dengan begitu, santri dapat hadir di ruang digital sekaligus membentuk opini publik yang positif,” tambahnya.
Baca Juga: Bersama Tebuireng Media Group, Jejaring Duniasantri Gelar 3 Acara Besar di Tebuireng
Workshop ini juga menghadirkan sesi praktik simulasi pembentukan tim redaksi pesantren. Para peserta diajak untuk memerankan tugas sebagai pemimpin redaksi, penulis, editor, hingga pengelola media sosial, agar lebih memahami alur kerja media secara nyata.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan praktik berkelompok para peserta yang menjelaskan media yang dibangun, konsep, hingga rancangan rubrikasi media. Untuk diketahui, para peserta workshop terdiri dari para santri, mahasantri, mahasiswa, masyarakat umum, pegiat media dari Tebuireng, Pesantren Denanyar, Tambakberas, Darul Ulum Paterongan, juga Gresik dan Kediri.
Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary


















