Facebook Instagram RSS Twitter Youtube
  • Profil
    • Pesantren Tebuireng
      • Sambutan Pengasuh
      • Makna Lambang
      • Mengenal Tebuireng
      • Sejarah
      • Periode Pengasuh
      • Yayasan Hasyim Asy’ari
      • Dewan Masyayikh
      • Visi dan Misi Pesantren Tebuireng
      • Lima Nilai Dasar Pesantren Tebuireng
      • Himne Tebuireng
      • Mars Tebuireng
      • Asrama Santri
      • Denah Pesantren Tebuireng
    • Unit Pendidikan
      • Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari
      • MA. Salafiyah Syafi’iyah
      • MA. Sains Putri Salahuddin Wahid
      • SMA A. Wahid Hasyim
      • SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng
      • SMA Trensains
      • MTs Salafiyah Syafi’iyah
      • MTs Sains Putri Salahuddin Wahid
      • SMP A. Wahid Hasyim
      • SMP Sains
      • Madrasah Mu’allimin Hasyim Asy’ari
      • SDI Tebuireng
    • Pesantren Cabang
      • Pesantren Tebuireng III – Indragiri Hilir, Riau
      • Pesantren Tebuireng IV – Indragiri Hulu, Riau
      • Pesantren Tebuireng V – Ciganjur, Jakarta Selatan
      • Pesantren Tebuireng VI – Cianjur, Jawa Barat
      • Pesantren Tebuireng VII – Boltim, Sulawesi Utara
      • Pesantren Tebuireng VIII – Serang, Banten
      • Pesantren Tebuireng IX – Nurul Falah, Pasir Malang
      • Pesantren Tebuireng XI – Ambon, Maluku
      • Pesantren Tebuireng XII – Tubaba, Lampung
      • Pesantren Tebuireng XIII – Bengkulu
      • Pesantren Tebuireng XIV – Madani
      • Pesantren Tebuireng XV – Nur Hasyim Bina Aswaja
      • Pesantren Tebuireng XVI – Tahfidzul Qur’an Al-Musthofa
      • Pesantren Tebuireng XVII – NU Abdul Jamil
      • Pesantren Tebuireng XVIII – Pododadi
      • Pesantren Tebuireng XIX – Nurul Hidayah
    • PSB Pesantren Tebuireng
    • Pesantren Sains Tebuireng
    • Pesantren Tebuireng Putri Kesamben
    • Pesantren Binaan Tebuireng – Hidayatul Muhajirin
    • Tebuireng Media Group
    • Perpustakaan Pesantren Tebuireng
    • Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT)
    • Bank Sampah Tebuireng (BST)
    • Badan Wakaf
    • Balai Diklat
    • Jasa Boga (JABO)
    • Puskestren
    • Tempat Praktek Ketrampilan Usaha (TPKU)
    • Rumah Sakit Hasyim Asy’ari
  • Serambi Pengasuh
  • Berita
    • Umum
    • Pondok
    • Unit
    • Feature
    • Wawancara
    • Pengumuman
  • Keislaman
    • Dunia Islam
    • Tasawuf Akhlak
    • Fikih & Ushul Fikih
    • Aswaja
    • Al Qur’an dan Hadis
    • Tanya Jawab Agama
      • Akidah
      • Fikih
      • Fikih Kekinian
  • Opini
  • Risalah
    • Khutbah Jum’at
    • Do’a dan Amalan
    • Muslimah
    • Biografi
    • Kisah Inspiratif
  • Pena Santri
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
Cari
Masuk
Selamat Datang! Masuk ke akun Anda
Lupa kata sandi Anda? mendapatkan bantuan
Salam Redaksi
Pemulihan password
Memulihkan kata sandi anda
Sebuah kata sandi akan dikirimkan ke email Anda.
Tebuireng Online Tebuireng Online Tebuireng Online
  • Profil
    • Pesantren Tebuireng
      • Sambutan Pengasuh
      • Makna Lambang
      • Mengenal Tebuireng
      • Sejarah
      • Periode Pengasuh
      • Yayasan Hasyim Asy’ari
      • Dewan Masyayikh
      • Visi dan Misi Pesantren Tebuireng
      • Lima Nilai Dasar Pesantren Tebuireng
      • Himne Tebuireng
      • Mars Tebuireng
      • Asrama Santri
      • Denah Pesantren Tebuireng
    • Unit Pendidikan
      • Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari
      • MA. Salafiyah Syafi’iyah
      • MA. Sains Putri Salahuddin Wahid
      • SMA A. Wahid Hasyim
      • SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng
      • SMA Trensains
      • MTs Salafiyah Syafi’iyah
      • MTs Sains Putri Salahuddin Wahid
      • SMP A. Wahid Hasyim
      • SMP Sains
      • Madrasah Mu’allimin Hasyim Asy’ari
      • SDI Tebuireng
    • Pesantren Cabang
      • Pesantren Tebuireng III – Indragiri Hilir, Riau
      • Pesantren Tebuireng IV – Indragiri Hulu, Riau
      • Pesantren Tebuireng V – Ciganjur, Jakarta Selatan
      • Pesantren Tebuireng VI – Cianjur, Jawa Barat
      • Pesantren Tebuireng VII – Boltim, Sulawesi Utara
      • Pesantren Tebuireng VIII – Serang, Banten
      • Pesantren Tebuireng IX – Nurul Falah, Pasir Malang
      • Pesantren Tebuireng XI – Ambon, Maluku
      • Pesantren Tebuireng XII – Tubaba, Lampung
      • Pesantren Tebuireng XIII – Bengkulu
      • Pesantren Tebuireng XIV – Madani
      • Pesantren Tebuireng XV – Nur Hasyim Bina Aswaja
      • Pesantren Tebuireng XVI – Tahfidzul Qur’an Al-Musthofa
      • Pesantren Tebuireng XVII – NU Abdul Jamil
      • Pesantren Tebuireng XVIII – Pododadi
      • Pesantren Tebuireng XIX – Nurul Hidayah
    • PSB Pesantren Tebuireng
    • Pesantren Sains Tebuireng
    • Pesantren Tebuireng Putri Kesamben
    • Pesantren Binaan Tebuireng – Hidayatul Muhajirin
    • Tebuireng Media Group
    • Perpustakaan Pesantren Tebuireng
    • Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT)
    • Bank Sampah Tebuireng (BST)
    • Badan Wakaf
    • Balai Diklat
    • Jasa Boga (JABO)
    • Puskestren
    • Tempat Praktek Ketrampilan Usaha (TPKU)
    • Rumah Sakit Hasyim Asy’ari
  • Serambi Pengasuh
  • Berita
    • Umum
    • Pondok
    • Unit
    • Feature
    • Wawancara
    • Pengumuman
  • Keislaman
    • Dunia Islam
    • Tasawuf Akhlak
    • Fikih & Ushul Fikih
    • Aswaja
    • Al Qur’an dan Hadis
    • Tanya Jawab Agama
      • Akidah
      • Fikih
      • Fikih Kekinian
  • Opini
  • Risalah
    • Khutbah Jum’at
    • Do’a dan Amalan
    • Muslimah
    • Biografi
    • Kisah Inspiratif
  • Pena Santri
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Keislaman
  • Tasawuf Akhlak

10 Petuah KH. M. Hasyim Asy’ari untuk Santri

4 Januari 2019
1132
Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari

Dalam Kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim, KH. M. Hasyim Asy’ari merangkum etika-etika santri atau pelajar sebagaimana berikut:

Pertama, seorang santri hendaknya membersihkan hatinya dari segala hal yang dapat mengotorinya seperti dendam, dengki, keyakinan yang sesat dan perangai yang buruk.

Hal itu dimaksudkan agar hati mudah untuk mendapatkan ilmu, menghafalkannya, mengetahui permasalahan-permasalahan yang rumit dan memahaminya.

Kedua, hendaknya memiliki niat yang baik dalam mencari ilmu, yaitu dengan bermaksud mendapatkan ridho Allah, mengamalkan ilmu, menghidupkan syariah Islam, menerangi hati dan mengindahkannya dan mendekatkan diri kepada Allah. Jangan sampai berniat hanya ingin mendapatkan kepentingan duniawi seperti mendapatkan kepemimpinan, pangkat, dan harta atau menyombongkan diri di hadapan orang atau bahkan agar orang lain hormat.

Ketiga, hendaknya segera mempergunakan masa muda dan umurnya untuk memperoleh ilmu, tanpa terpedaya oleh rayuan “menunda-nunda” dan “berangan-angan panjang”, sebab setiap detik yang terlewatkan dari umur tidak akan tergantikan. Seorang santri hendaknya memutus sebisanya urusan-urusan yang menyibukkan dan menghalang-halangi sempurnanya belajar dan kuatnya kesungguhan dan keseriusan menghasilkan ilmu, karena semua itu merupakan faktor-faktor penghalang mencari ilmu.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Keempat, menerima sandang pangan apa adanya sebab kesabaran akan ke-serba kekurangan hidup, akan mendatangkan ilmu yang luas, kefokusan hati dari angan-angan yang bermacam-macam dan hikmah hikmah yang terpancar dari sumbernya.

Imam As-Syafi’i r.a. berkata, tidak akan bahagia orang yang mencari ilmu disertai tinggi hati dan kemewahan hidup. Tetapi yang berbahagia adalah orang yang mencari ilmu disertai rendah hati, kesulitan hidup dan khidmah pada ulama.

Kelima, pandai membagi waktu dan memanfaatkan sisa umur yang paling berharga itu. Waktu yang paling baik untuk hafalan adalah waktu sahur, untuk pendalaman pagi buta, untuk menulis tengah hari, dan untuk belajar dan mengulangi pelajaran waktu malam. Sedangkan tempat yang paling baik untuk menghafal adalah kamar dan tempat-tempat yang jauh dari gangguan. Tidak baik melakukan hafalan di depan tanaman, tumbuhan, sungai dan tempat yang ramai.

Keenam, makan dan minum sedikit. Kenyang hanya akan mencegah ibadah dan bikin badan berat untuk belajar. Di antara manfaat makan sedikit adalah badan sehat dan tercegah dari penyakit yang di akibatkan oleh banyak makan dan minum, seperti ungkapan syair yang artinya:

“Sesungguhnya penyakit yang paling banyak engkau ketahui berasal dari makanan atau minuman.”

Hati dikatakan sehat bila bersih dari kesewenang-wenangan dan kesombongan. Dan tidak seorangpun dari para wali, imam dan ulama pilihan memiliki sifat atau disifati atau dipuji dengan banyak makannya. Yang dipuji banyak makannya adalah binatang yang tidak memiliki akal dan hanya dipersiapkan untuk kerja.

Ketujuh, bersikap wara’ (mejauhi perkara yang syubhat ‘tidak jelas ‘ halal haramnya) dan berhati-hati dalam segala hal. Memilih barang yang halal seperti makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal dan semua kebutuhan hidup supaya hatinya terang, dan mudah menerima cahaya ilmu dan kemanfaatannya. Hendaknya seorang santri menggunakan hukum-hukum keringanan (rukhsoh) pada tempatnya, yaitu ketika ada kebutuhan dan sebab yang memperbolehkan. Sesungguhnya Allah senang bila hukum rukhsohnya dilakukan, seperti senangnya Allah bila hukum ‘azimahnya (hukum sebelum muncul ada sebab rukhsoh) dikerjakan.

Kedelapan, meminimalisir penggunaan makanan yang menjadi penyebab bebalnya otak dan lemahnya panca indera seperti buah apel yang asam, buncis dan cuka. Begitu juga dengan makanan yang dapat memperbanyak dahak (balgham) yang memperlambat kinerja otak dan memperberat tubuh seperti susu dan ikan yang berlebihan. Hendaknya seorang santri menjauhi hal-hal yang menyebabkan lupa seperti makan makanan sisa tikus, membaca tulisan di nisan kuburan, masuk di antara dua unta yang beriringan dan membuang kutu hidup-hidup.

Kesembilan, meminimalisir tidur selama tidak berefek bahaya pada kondisi tubuh dan kecerdasaan otak. Tidak menambah jam tidur dalam sehari semalam lebih dari delapan jam. Boleh kurang dari itu, asalkan kondisi tubuh cukup kuat. Tidak masalah mengistirahatkan tubuh, hati, pikiran dan mata bila telah capek dan terasa lemah dengan pergi bersenang-senang ke tempat-tempat rekreasi sekiranya dengan itu kondisi diri dapat kembali (fresh).

Kesepuluh, meninggalkan pergaulan karena hal itu merupakan hal terpenting yang seyogyanya di lakukan pencari ilmu, terutama pergaulan dengan lain jenis dan ketika pergaulan lebih banyak-main-mainnya dan tidak mendewasakan pikiran. Watak manusia itu seperti pencuri ulung (meniru perilaku orang lain dengan cepat) dan efek pergaulan adalah ketersia-siaan umur tanpa guna dan hilang agama bila bergaul dengan orang yang bukan ahli agama. Jika seorang pelajar butuh orang lain yang bisa dia temani, maka hendaknya dia jadi teman yang baik, kuat agamanya, bertaqwa, wara ‘, bersih hatinya, banyak kebaikannya, baik harga dirinya (muru’ah), dan tidak banyak bersengketa: bila teman tersebut lupa dia ingatkan dan bila sudah sadar maka dia tolong. 


*(Diterjemahkan dari kitab “Adabul ‘Alim wal Muta’ allim” karya KH. M. Asy’ari)*

  • TAG
  • Adab mencari ilmu
  • Adabul 'Alim wa Muta'allim
  • Kitab Adabul Alim wal Mutaallim
  • Nasehat Mbah Hasyim untuk Pencari Ilmu
  • Pencari Ilmu
  • Petuah KH. M. Hasyim Asy'ari
Bagikan
Mencetak
WhatsApp
Facebook
Telegram
Twitter
Copy URL
    SebelumnyaFilosofi Padi dan Rumput
    Berikutnya[Video] KH. M. Hasyim Asy’ari di Mata KH. Ruhan Sanusi
    Tebuireng Online [Nazhatuz Zamani]

    ARTIKEL TERKAITDARI PENULIS

    Tasawuf Akhlak

    Kritik Imam al-Ghazali terhadap Riya’ Paling Bahaya

    fadhilah shalat berjamaah 40 hari
    Tasawuf Akhlak

    Ketika Jamaah Shalat Dimulai

    Tasawuf Akhlak

    Pesan Besar di Balik Perginya Ramadan

    Tasawuf Akhlak

    Bisakah Manusia Biasa Melihat Malaikat? Ini Penjelasan Ulama

    Tasawuf Akhlak

    FOMO dan Qana’ah dalam Islam

    Tebuireng OnlineTebuireng OnlineMedia Informasi Pesantren

    Tebuireng.online adalah website resmi Pesantren Tebuireng, diluncurkan Mei 2012 dan diresmikan oleh Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid.

    Unit Pendidikan

    Ma’had Aly, MASS,
    MA Sains, SMK Plus, Madrasah Muallimin,
    Lihat Semua

     Ma’had Aly Hasyim Asy’ari

    Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari adalah pendidikan formal jenjang pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh Pesantren Tebuireng dengan mengembangkan kajian keislaman sesuai kekhasan pesantren berbasis kitab kuning. Didirikan dan diresmikan oleh pengasuh Pesantren Tebuireng  Almaghfurlah KH. Muhammad Yusuf  Hasyim dan KH. Ir. Salahuddin Wahid pada tanggal 6 September 2006 yang bertepatan dengan tanggal 12 Sya’ban 1427 H. Pada awal pendirian Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng menyelenggarakan program  studi takhassus Fiqh Wa Ushuluhu. Kemudian pada tahun 2016 menerima SK Penyelenggaraan Ma’had Aly dari Kementerian Agama RI dan ditetapkan untuk menyelenggarakan program studi takhassus Hadits wa Ulumuhu sampai dengan sekarang. Ma’had Aly Hasyim Asy’ari menyelenggarakan pendidikan akademik progam sarjana (marhala ula) dan magister (marhalah tsaniyah).

    Website: Ma’had Aly Hasyim Asy’ari

    Instagram: mahadalyhasyim_

    Twitter: galeri_maha

     

    MA Salafiyah Syafi’iyah

      Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Tebuireng merupakan unit pendidikan formal jenjang SLTA di Pesantren Tebuireng di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari. Ide awal pendirian madrasah ini sudah dimulai sejak masa kepemimpinan KH. Hasyim Asy’ari, lalu disempurnakan pada masa KH. Wahid Hasyim dengan nama Madrasah Nidzamiyah, dan diformalkan pada masa kepemimpinan KH. Kholik Hasyim (tahun 1962) dengan nama Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS). Sejak tahun ajaran 1993-1994, MASS Tebuireng yang sebelumnya telah memiliki dua jurusan (IPA dan IPS), membuka dua jurusan baru yaitu Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) dan Jurusan Salaf. Hingga kini, keempat jurusan tersebut (MAK, Salaf, IPA, IPS), menjadi ikon utama keberadaan MASS Tebuireng.

      Instagram: mass_tebuireng

      Facebook: MASS Tebuireng Jombang

       

      SMA A. Wahid Hasyim

      SMA A. Wahid Hasyim (SMA AWH) Tebuireng merupakan unit pendidikan formal jenjang SLTA di Pesantren Tebuireng di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari. SMA AWH didirikan pada masa kepemimpinan KH. Muhammad Yusuf Hasyim, tepatnya pada tahun 1975, dengan SK Kanwil Depdikbud No.097/PA/PMU/75-76 dan sejak tahun 2005 mendapat status Trakreditasi “A” dan merupakan Sekolah Rintisan Standar Nasional. Jurusan IPA dan IPS merupakan program alternatif pilihan siswa/i SMA AWH. Selain melaksanakan kurikulum nasional, SMA AWH juga menambah kurikulum pesantren (diniyah) yang materi kurikulumnya meliputi akidah akhlaq, tafsir, hadits/ilmu hadits, fiqh, nahwu, shorof, aswaja, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

      Website: SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng 

      Instagram: smaawh.tebuireng

       

       

      SMK Khoiriyah Hasyim Tebuireng

      SMK Plus Khoiriyah Hasyim, merupakan unit pendidikan formal jenjang SLTA di Pesantren Tebuireng di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari. Berlokasi di Jl. KH. Hasyim Asy’ari No.13, Diwek, Balong Besuk, Kec. Diwek, Kabupaten Jombang. SMK ini disahkan oleh Prof. Dr. Ir. K.H. Mohammad Nuh, DEA (Menteri Pendidikan) pada tahun 2009  dengan Prodi Multimedia dan pada tahun 2020 SMK ini memiliki prodi baru Desain Komunikasi Visual. SMK Khoiriyah Hasyim ini menjadi salah satu Sekolah penyelenggara SMK Mini di Jawa Timur mulai tahun 2020 dengan tujuan dapat menciptakan lapangan kerja baru untuk warga sekitar.

      Website: SMK Plus Khoiriyah Hasyim 

      Instagram: smktebuireng

      Facebook: SMK Khoriyah Hasyim Tebuireng

       

       

      SMA Trensains

      SMA Trensains Tebuireng merupakan unit pendidikan formal jenjang SLTA yang didirikan oleh Dr. (HC). Ir. KH. Salahuddin Wahid (pengasuh Pesantren Tebuireng periode VII) berlokasi di Jl. Jombang No.Km. 19, Area Sawah/Kebun, Jombok, Kec. Ngoro, Kabupaten Jombang. Pesantren Tebuireng bekerja sama  dengan Prof. Agus Purwanto, D.Sc., sebagai penggagas konsep Pesantren Sains (Trensains). Lembaga pendidikan ini kemudian diresmikan pada tanggal 23 Agustus 2014 oleh Menteri Agama RI, H. Lukman Hakim Saifuddin. Kurikulum SMA Trensains Tebuireng ialah “kurikulum semesta” merupakan unifikasi dari kurikulum nasional, internasional (perluasan), dan kurikulum Muatan Kearifan  Pesantren Sains (MPKPS). Kurikulum Semesta merupakan kurikulum yang dikembangkan oleh tim pengembang kurikulum SMA Trensains Tebuireng bersama penggagas Trensains dan Tim pengembang kurikulum dari FMIPA UNESA.

      Website: SMA TRENSAINS TEBUIRENG

      Instagram: trens_edu

      Twitter: sma_trensains

      Facebook: Trensains Tebuireng

       

      MA Sains Tebuireng Putri

      Madrasah Aliyah Sains Tebuireng Putri merupakan unit pendidikan formal jenjang SLTA di Pesantren Tebuireng di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari. MA Sains Tebuireng Putri didirikan oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng di bawah kepemimpinan KH. Abdul Hakim Mahfudz pada tahun 2023, MA Sains Tebuireng Putri mendapatkan izin resmi dari Departemen Agama pada tahun 2023 dengan nama MA SAINS TEBUIRENG PUTRI. Lokasi Madrasah berada di Jl. Sumobito Desa Kesamben Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur.

      Website: MA Sains Tebuireng Putri 

      Instagram: masainstebuirengputri 

      Tiktok: masainstebuirengputri 

       

      MTs. Salafiyah Syafi’iyah

      Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Syafi’iyyah (MTs. Salafiyah Syafi’iyah), merupakan unit pendidikan formal jenjang SLTP di Pesantren Tebuireng di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari. Berdiri pada masa kepemimpinan KH Abdul Wahid Hasyim dan mendapat pengakuan formal pada tahun 1951 di masa kepemimpinan KH Abdul Karim Hasyim. Sesuai dengan kurikulum KTSP, MTs. Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng merupakan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama yang konsisten mengajarkan ilmu-ilmu keagamaan dengan perpaduan Kurikulum Pendidikan Nasional dan Kurikulum Agama Takhassus Pesantren serta dalam 2 tahun terakhir sejak 2020 telah membuka program kelas internasional.

      Website: MTs. Salafiyah Syafi’iyah

      Instagram: mtstbi1947

      Facebook: Tebuireng Mts



      MTs. Sains Putri Salahuddin Wahid

      MTs. Sains Putri Salahuddin Wahid merupakan unit pendidikan formal jenjang SLTP di Pesantren Tebuireng di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari. Berlokasi di Jl. Kesambern Dsn. Ngembul, Kesamben, Kec. Kesamben, Kab. Jombang. Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024,  meresmikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sains Salahuddin Wahid Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Jombang, 19 November 2023.

      Website: MTs Sains Salahuddin Wahid

      Instagram: mtssainstbi

      Facebook: Mts Sains Salahuddin Wahid

       

      SMP A. Wahid Hasyim

      SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng merupakan unit pendidikan formal jenjang SLTP di Pesantren Tebuireng di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari. didirikan pada era kepengasuhan KH. M. Yusuf Hasyim pada tahun 1975 bersamaan dengan SMA A. Wahid Hasyim. Pada tahun ajaran 2010-2011, SMP AWH membuka kelas unggulan, yakni International Class Programme (ICP) yang dibina oleh sekolah Center Laboratorium Universitas Negeri Malang, bekerjasama dengan Cambridge International Programme (CIP).

      Website:  SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng 

      Instagram: smpawhtebuireng

      Twitter: SMPAWHTebuireng

      Facebook: SMP AWH Tebuireng

       

       

      SMP Sains

      SMP Sains Tebuireng merupakan unit pendidikan formal jenjang SLTP di Pesantren Tebuireng di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari. Lembaga ini didirikan pada tahun 2018, yang digagas oleh Dr. (H.C.) Ir. KH. Salahuddin Wahid, berlokasi di Jl. Jombang No.Km. 19, Area Sawah/Kebun, Jombok, Kec. Ngoro, Kabupaten Jombang, satu lokasi dengan SMA Trensains Tebuireng.

      Website: SMP Sains Tebuireng

      Instagram: smpsainstebuireng_official

      Facebook: Smpsains Tebuireng

       

       

      Madrasah Muallimin Hasyim Asy’ari

      Madrasah Muallimin Hasyim Asy’ari merupakan unit pendidikan Pesantren Tebuireng dengan sistem pendidikan salaf. Didirikan pada pertengahan tahun 2008. Kegiatan belajar-mengajar Madrasah Mu’allimin dimulai pada tahun ajaran 2008-2009, dan berlaku efektif sejak awal Agustus 2008. Jenjang kelas ditempuh selama 6 tahun, dari kelas I sampai kelas VI, dengan ijazah setara Madrasah Aliyah.

      Instagram: muallimin.tebuireng

      Twitter: Muallimin TBI

       

       

      SDI Tebuireng

      SDI Tebuireng Ir. Soedigno Kesamben merupakan unit pendidikan yang diperuntukkan bagi siswa yang berumur 6-12 tahun. Berdiri pada tahun 2013 di atas tanah Wakaf dari Almarhum Bapak Ir Soedigno. SDI ini bertujuan untuk membentuk kader beriman, berilmu dan berakhlaq dengan lembaga pendidikan yang berkualitas dan terjangkau. Berlokasi di Ds. Kesamben, Kesamben, Kec. Kesamben, Kab. Jombang Prov. Jawa Timur.

      Instagram: sditebuireng

      Facebook: Sdi Tebuireng Ir Soedigno

      Kontributor

      Penulis
      Jadilah Kontributor dengan mengirim tulisanmu di sini
      Syarat & Ketentuan

      Kontak Kami

      Whatsapp
      Email

      Temukan Kami

      Jl. Irian Jaya No.10, Cukir, Kec. Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61471
      Instagram
      Facebook
      Twitter
      youtubeyoutube