Kirab Pelajar Mu’allimat yang berada di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf KH. Adlan Aly, dalam memperingati Hari Santri Nasional, Minggu (22/10/17). (Foto: Azmi)

Tebuireng.online- Yayasan Badan Wakaf KH. Adlan Aly yang menaungi MI Perguruan Mu’allimat, MTs Perguruan Mu’allimat, SMK Perguruan Mu’allimat, MA Perguruan Mu’allimat, serta Pondok Pesantren Putri Walisongo rayakan Hari Santri Nasional dengan Kirab Akbar pada Hari Ahad pagi (22/10/2017).

Kirab tersebut dibuka oleh Ketua Yayasan KH. Adlan Aly, Drs. KH. Syamsuddin Aly, M.Pd.I dengan menerbangkan balon, serta doa yang dipimpin oleh Pembina Yayasan KH. Adlan Aly, KH. Maghfur Aly di halaman SMK Perguruan Mu’allimat.

“Terima kasih kepada unit lembaga yang telah berpartisipasi dalam Kirab Hari Santri Nasional ini. Saya berharap agar Santri Mu’allimat menjadi santri yang bisa meneruskan perjuangan ulama terdahulu,” ungkap Drs. KH. Syamsuddin Aly dalam sambutannya.

Kirab yang diikuti sekitar 1000 pelajar Mu’allimat mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat sekitar Cukir. Terbukti dengan banyaknya warga yang memadati jalan untuk berfoto atau sekedar melihat arak-arakan dari masing-masing unit lembaga. Beberapa maskot madrasah mengenakan pakaian daur ulang yang dibuat, hal tersebut semakin memperindah penampilan kirab santri. Selain itu, peserta kirab juga diiringi grup drumband dari MI, MTs, dan MA Perguruan Mu’allimat.

“Ini merupakan pelaksanaan akbar yang pertama di Yayasan Badan Wakaf KH. Adlan Aly, di mana setiap unit berlomba dan menjadi momen penghargaan kepada yayasan,” tutur Chofsotul Maryam, M.Pd.I, Kepala Madrasah Aliyah Perguruan Mu’allimat.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Sesuai dengan tema hari santri tahun ini ‘Santri Mandiri, NKRI Hebat’, diharapkan agar santri saat ini bisa mengemban amanah untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.


Pewarta: Azminatul Alfay Rohmah

Editor: Munawara MS

Publisher: Rara Zarary

SebelumnyaKreativitas Siswi MA Perguruan Mu’allimat di Hari Santri Nasional
BerikutnyaMohammad Nuh: Pemikiran Gus Sholah Berlevel “Ethical Mind”