Zikir yang mudah dilafadzkan tetapi berat dalam timbangan di yaumul mizan.

Zikir adalah aktivitas ibadah yang dilakukan oleh umat muslim untuk senantiasa mengingat Allah. Lewat mediasi zikir, hati akan terasa tenang dan tenteram serta terhindar dari perasaan risau. Zikir tentu memiliki fadhilah pada setiap lafadznya dan bacaannya.

Keadaan seorang hamba yang paling utama adalah ketika ia berzikir kepada Allah. Seperti yang termaktub dalam Al Quran surat al-Baqarah ayat 152 yang berbunyi: “Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu niscaya aku ingat (pula) kepadamu.”

Dari firman Allah di atas dapat ditarik kesimpulan bahwasanya jika seorang hamba ingin diperhatikan dan diingat oleh Allah maka hamba tersebut harus senantiasa berzikir kepada Allah dalam berbagai  keadaan.

Pada kesempatan kali ini ada suatu zikir yang dicintai Allah, yang mudah dilafalkan namun  berat ketika ditimbang di yaumul mizan.

Telah kami riwayatkan dalam ash-shaihain, kedua imam ahli hadis, Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah, Al-Bukhari al-Jufi dan Abu Hasn Muslim ibnul hajaj bin muslim al-Qusyairi an-Naisaburi Radhiyallahu’anhuma, dengan sanad yang bersambung dari Abu Hurairoh Radhiyallahu’anhum. Beliau adalah Abdurrahman bin Shakhr, menurut pendapat yang paling benar dari tiga puluh pendapat. Beliau adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis, dia berkata bahwa Rasulullah bersabda:

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

كلمتان خفيفتان على اللسان، ثقيلتان في الميزان،  خبيبتان إلى الرحمن سبحان الله و بحمده، سبحان الله العظيم

“Dua kalimat yang ringan untuk diucapkan dengan lidah, berat di atas timbangan, dan dicintai Allah yang maha pengasih: (subhanallah wa bihamdih, subhanallahil azhim) mahasuci Allah dan segala puji bagiNya, maha suci Allah yang maha agung.”

Hadis ini adalah Hadis terakhir dalam Shahih Bukhori. Dari zikir yang termaktub dalam Al hadis di atas semoga dapat menjadikan washilah kedekatan hamba dengan Rabbnya. Semoga bermanfaat.

Oleh: Faisal Bagus Aji Apriliawan  (tim redaktur tebuireng.online).

SebelumnyaUnhasy Berangkatkan 31 Peserta Magang ke Pandeglang
BerikutnyaHati-Hati Ibu