dr. Jimmy bersama santri Trensains Tebuireng Jombang. (Foto: trensais)

Tebuireng.online— Tim dokter spesialis dan mahasiswa kedokteran Hong Kong mengunjungi SMA Trensains Tebuireng, Senin (29/7/19). Agenda kunjungan diketuai oleh dr. Jimmy dan dilaksanakan setiap bulan Juli dalam setiap tahunnya. Pasalnya bulan tersebut dipilih sebab para mahasiswa sedang menjalani liburan musim panas. Tujuan dari kunjungan untuk memberi wawasan bagi para mahasiswa terhadap sekolah-sekolah yang ada di Indonesia, khususnya di SMA Trensains Tebuireng dan juga untuk mengenalkan budaya Hong Kong kepada para santri SMA Trensains Tebuireng.

dr. Jimmy merupakan dosen di salah satu universitas di Hongkong. Ia telah menjadi dosen sejak tahun 2010 hingga saat ini, ia juga salah satu dokter accident emergency internasional, yang turut menangani tragedi tsunami Aceh. Saat ini dr. Jimmy adalah penasihat rumah sakit Adi Husada Surabaya.

Saya selalu datang ke Indonesia setiap 2 bulan sekali, dan selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke Tebuireng, untuk bertemu Gus Sholah. Karena itu saya mengadakan kunjungan ini sebab saya memiliki kerja sama dengan Tebuireng,” unglap dr. Jimmy.

Perlu diketahui, kunjungan ke SMA Trensains ini bukan kali pertama. Ini adalah kunjungan tahun kelimanya. Untuk SMA Trensains dr. Jimmy menjadwalkan kunjungannya satu tahun sekali.

Rombongan dr. Jimmy juga membawa beberapa murid serta guru SMA Elyon Surabaya sebagai media penerjemah rombongan dari Hong Kong. Pada kesempatan ini, para pelajar dari SMA Elyon Surabaya berbagi edukasi kepada murid SMA Trensains. Edukasi yang diberikan antara lain seni lukis, seni tari, dan dasar bahasa mandarin.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Saya merasa happy karena sudah disambut dengan hangat dan teman temannya juga friendly,” ucap salah satu murid SMA Elyon Surabaya.

Disela-sela acara, sejumlah siswa dari SMA Elyon juga mengungkapkan harapannya agar dapat berkunjungi kembali ke SMA Trensains Tebuireng pada kesempatan berikutnya. Menurutnya, mereka turut bergabung bersama rombongan dr. Jimmy agar dapat mengenal orang baru, menambah wawasan, dan bisa saling berbagi ilmu yang mereka peroleh selama di SMA Elyon.

Pada kesempatan yang sama, santri SMA Trensains turut berantusias dalam setiap kegiatan yang diberikan. “Senang bisa belajar bahasa Mandarin dan saya bisa refreshing saat melukis. Mereka juga percaya diri karena itu mereka mudah bergaul,” tutur salah satu murid SMA Trensains.

Hal ini patut diapresiasi, sebab dengan adanya kegiatan ini mampu membuka wawasan dan pengetahuan siswa-siswi dan merangsang mereka untuk lebih mengetahui budaya negara lain. Tentunya kegitan ini dapat menambah wawasan serta memotivasi para santri SMA Trensains Tebuireng.

Disisi lain, rangkaian kunjungan ini juga semakin menambah wawasan para dokter, siswa, dan para mahasiswa yang tergabung dalam rombongan tersebut.

Pasalnya, menurut dr. Jimmy kunjungan ini selain untuk berbagi budaya Hong Kong, tim dokter dan mahasiswa juga bersemangat untuk mempelajari budaya Indonesia. Menurutnya, mereka mengaku juga menyukai masakan tradisional dari Indonesia.

Komentar positif juga terlontar dari salah satu santriwati SMA Trensains Tebuireng, Alicia siswa kelas XI sains III, ia menuturkan kesan yang dirasakan selama kunjungan.

Melihat mereka saya merasa bangga sebagai warga Indonesia. Orang asing saja mau belajar budaya Indonesia. Terkadang kita tidak menyadari keragaman Indonesia dapat memukau mata dunia,” ungkapnya.

Hilangnya sebuah budaya itu lanjutnya, apabila kita tidak melestarikannya. Jadi, melalui ciri khas bangsa Indonesia seperti makanan tradisional, tarian, dan sebagainya itu harus tetap kita jaga agar tetap menjadi kebanggaan kita semua.

Pewarta: Ila / Hawa

Publisher : RZ

Sumber berita: http://www.smatrensains.sch.id/2019/08/tim-dokter-spesialis-dan-mahasiswa.html?m=0

SebelumnyaBaik Sangka pada Allah
BerikutnyaUrgensi Pengembangan Pembelajaran Hadis di Indonesia