Ratusan peserta ikuti pembukaan studium generale, di aula Yusuf Hasyim Tebuireng (25/8). (foto: rhmn/to)

Tebuireng.online– Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang menggelar studium generale “Kajian Al-Qur’an Masayikh Tebuireng dan Jaringan Sanadnya”, di gedung Yusuf Hasyim Tebuireng, Kamis (25/8/2022). Turut hadir sebagai narasumber, Ketua PCINU Jerman, M. Rodlin Billah, Peneliti Sanad Al-Qur’an Nusantara, M. Abis Muaffan, dan Wakil Mudir Bidang Akademik Mahad Aly Hasyim Asy’ari, Dr. Anang Firdaus.

“Perlu kita bersyukur bersama-sama, sanad keilmuan yang ada di Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari sangat lengkap, KH. Hasyim Asy’ari juga termasuk ulama besar di Makkah Al Mukaromah,” ungkap Gus Muaffan, membuka materi yang bertajuk eksplorasi ketokohan sanad Al-Qur’an di era society 5.0.

Selain Gus Muaffan, Ustadz Anang juga berbicara tentang bagaimana posisi Al-Qur’an. Menurutnya Al-Qur’an dalam pendidikan mewujudkan Al-Qur’an sebagai pendidikan di usia dini, adapun upaya yang dilakukan oleh KH. Hasyim Asy’ari dalam mentradisikan Al-Qur’an menurut berbagai sumber.

“Kiai Hasyim dalam mentradisikan Al-Qur’an diantaranya dengan membaca juz dalam sholat Subuh, khataman Al-Qur’an bil ghoib dalam sholat tarawih, senantiasa mulazamatul Qur’an,” ungkap penulis buku Kiai Sufi itu.

Acara studium generale ini berjalan dengan lancar dan berlangsung interaktif antara 3 narasumber dengan peserta dari mahasantri Mahad Aly Hasyim Asy’ari dan perwakilan unit di bawah naungan Yayasan KH. M. Hasyim Asy’ari. Adapun acara studium general ini diadakan sebagai serangkaian acara pra wisuda Marhalah Ula yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus mendatang.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pewarta: Indah Naila

SebelumnyaBagaimana Hukum Mengamalkan Hadis Dhoif?
BerikutnyaMelalui Pekan Cerdas, HMP PBSI UNHASY Mengabdi di Rapah Ombo