Salah satu siswa saat mengikuti evaluasi dalam membaca dan menghafal Al Quran, Kamis (22/02/18) di ruang kelas MASS Tebuireng Jombang. (Foto: Iryan)

Tebuireng.online- Dalam rangka meningkatkan kualitas membaca dan menghafal Al Quran, Pesantren Tebuireng mengadakan sebuah evaluasi Al Quran yang dilaksanakan pada Kamis (22/02/18). Kegiatan ini diikuti oleh semua siswa tanpa terkecuali yang bertempat di Madrasah Aliyah Salafiyah Safi’iyah (MASS) Tebuireng, Jombang.

Acara yang diadakan setiap tahun ini disambut positif oleh para siswa. Disamping dapat menambah jumlah hafalan surat, kegiatan tersebut juga dijadikan ajang menambah pengalaman.

Meskipun demikian tak sedikit siswa yang merasa gugup dan takut dalam pelaksanaannya. Seperti yang dirasakan oleh Andika Luthfi, siswa kelas IX SMP. “Sangat gugup dan takut,” ungkapnya secara singkat.

Para tim penguji yang berasal dari Pesantren Madrasatul Quran (MQ) dan tim pengawas yang diambil dari qori Quran takhasus Majelis Ilmi memiliki pra-syarat yang patut diperhatikan oleh para peserta. Antara lain bacaan surat Al Fatihah yang baik, fashahah, tajwid, dan hafalan. Peserta evaluasi yang melanggar atau yang tidak melaksanakan hal tersebut akan terkena diskualifikasi.

Sama halnya dengan peserta yang tidak masuk kegiatan evaluasi Al Quran tersebut. Jika tanpa keterangan, kecuali sakit, maka peserta tidak akan mendapat keringanan.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Beberapa unit akan dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing berisikan 19 orang peserta. Peserta yang ikut dalam evaluasi dibagi menjadi 2 sesi, yakni SMP dan MTs. Kemudian disusul oleh peserta dari SMA dan MA.

Meskipun dinilai cukup bagus, namun evaluasi Al Quran tahun ini menurut salah satu peserta masih terlalu mudah. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang sulit dan lebih banyak dalam hal materi.

“Menurutku evaluasi Al Quran di tahun ini bagus, namun kurang materi yang diujikan ternyata gampang dan ringan. Kalau dipikiran peserta sebelumnya sepertinya sulit, namun itu berbeda dengan yang dibayangkan. Untuk ke depannya mungkin materinya lebih diperbanyak lagi,” terang Andika pada tim tebuireng.online.


Pewarta: Iryan Ramadani

Editor: Anik W

Publisher: Rara Zarary

SebelumnyaGelora Jurnalistik di Ma’had al Jami’ah Hasyim Asy’ari
BerikutnyaBerprestasi? Jangan Bangga Dulu