
Tebuireng.online— Rombongan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia (RI) melakukan kunjungan silaturahmi ke Pesantren Tebuireng pada Jumat (27/3/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, KH. M. Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan dan diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari Staf Khusus Menteri Haji, Ditjen Menteri Haji, dan Kepala Kantor Daerah Kemenhaj se-Jawa Timur.
Setibanya di Tebuireng, rombongan melaksanakan Shalat Jum’at dan dilanjutkan dengan agenda ziarah ke makam para masyaikh Tebuireng sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama pendahulu. Setelah itu, rombongan sowan kepada Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Machfudz, di ndalem kesepuhan.
Baca Juga: Pesantren Tebuireng Sambut Kunjungan Kepala BIN RI dalam Rangkaian Safari Ramadan
Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, Gus Irfan membuka pertemuan dengan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Alhamdulillah kita bisa halal bihalal di sini. Kepala kanwil itu ada tarifnya, kalau di sini gratis. Yang saya minta hanya pelayanannya yang bagus,” ujarnya disambut tawa ringan para hadirin.
Sambutan hangat juga disampaikan oleh Gus Kikin. Pada kesempatan itu, beliau menekankan pentingnya tradisi halal bihalal (HBH) sebagai sarana mempererat silaturahim. Ia mengingatkan kembali sejarah munculnya tradisi tersebut yang dikaitkan dengan gagasan KH. Wahab Hasbullah dalam membantu meredakan ketegangan di kalangan tokoh nasional, termasuk Soekarno.
“Islam memiliki banyak perangkat untuk bersilaturahim. Halal bihalal ini salah satunya, yang dahulu pernah menjadi solusi dalam situasi mendesak para tokoh bangsa,” ungkapnya. Ketua PWNU Jatim itu, juga menambahkan bahwa pada sekitar tahun 1850, jumlah jamaah haji dari Indonesia pernah mencapai sekitar 50 persen dari total jamaah haji dunia saat itu.
Baca Juga: Siap Mengabdi untuk Negeri: Gus Irfan Resmi Dilantik Menjadi Menteri Haji & Umroh

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi pengarahan yang berlangsung di lantai 1 gedung KH. M. Yusuf Hasyim Tebuireng. Dalam sesi ini, masing-masing perwakilan daerah memaparkan kondisi serta fasilitas penyelenggaraan haji di wilayahnya. Paparan tersebut kemudian mendapat tanggapan langsung dari Gus Irfan.
Baca Juga: Estafet Perjuangan Gus Irfan Yusuf, dari Tebuireng untuk Indonesia
Dalam arahannya, Gus Irfan menekankan pentingnya efektivitas dan integritas dalam menjalankan program haji. Ia meminta agar seluruh jajaran tidak mempersulit proses pelayanan kepada masyarakat. “Program harus diperlancar dan disukseskan, tidak boleh dipersulit. Jangan sampai ada yang main-main karena ini sudah menjadi amanah dari Presiden,” tegasnya.
Gus Irfan juga mengingatkan agar setiap permasalahan yang muncul di tingkat daerah segera dilaporkan ke pusat agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Dengan demikian, koordinasi antarlevel dapat berjalan optimal demi meningkatkan kualitas pelayanan haji secara menyeluruh.
Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary


















