Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen Pol. Boy Rafly Amar berdialog dengan Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz (20/10). (Foto: Dian Bagus/tebuireng.online)

Tebuireng.online– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) gencar melakukan kunjungan atau safari silaturahmi ke pesantren dan kiai. Kali ini Ketua BNPT, Irjen Pol. Boy Rafly Amar mengunjungi Pesantren Tebuireng, pada Selasa (20/10/2020).

Rombongan BNPT disambut oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng,  KH. Abdul Hakim Mahfudz, ibu Nyai Lelly Abdul Hakim, beberapa dzurriyah KH. Hasyim Asy’ari, dan jajaran pimpinan pesantren.

“Tujuan utama kami ke Pesantren Tebuireng, ialah untuk bersilaturahmi kepada para kiai-kiai pesantren. Selain bersilaturahmi kami juga ingin berziarah ke para makam pahlawan sekaligus ulama di pesantren Tebuireng,” ungkap Irjen Boy Rafli Amar di ndalem kasepuhan Tebuireng.

Boy Rafly bercerita, ketika dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai ketua BNPT, diberi amanah untuk dapat mencegah terorisme di Indonesia. Untuk itu, ia mengajak para alim-ulama agar dapat mencegah paham-paham radikalisme atau terorisme di Indonesia.

“Kami mengajak para alim ulama untuk mencegah radikalisme dan terorisme dengan menggunakan upaya belajar agama sekaligus mencintai Indonesia,” ungkap pria yang pernah menduduki jabatan strategis di Polri seperti, Kapolda Banten (2014-2016), Kepala devisi Humas Polri (2016-2017), Kapolda Papua (2017-2018) itu.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Sesampainya rombongan di Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz mengajak rombongan Irjen Boy Rafli Amar untuk berziarah ke makam Masyaikh Pesantren Tebuireng. Setelah berziarah Irjen Boy Rafli Amar beserta rombongan berdialog bersama Pengasuh Pesantren Tebuireng, dan juga Dzuriyah di ndalem kasepuhan.

Setelah ramah tamah di ndalem kasepuhan, pengasuh dan rombongan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melanjutkan dialog di gedung KH. M. Yusuf Hasyim lantai 3 dengan tema Silaturahmi Kebangsaan BNPT RI bersama keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng, Jawa Timur. Acara dilaksanakan dengan menaati protokol kesehatan Covid-19.

Pewarta: Dimas/Aros

SebelumnyaInilah 20 Peneliti Muda Terpilih Kalangan Ma’had Aly Indonesia
BerikutnyaBNPT Ingin Bersinergi dengan Alim Ulama Cegah Radikalisme