
Oleh: Anisa Faiqotul Jannah*
Hai luka!
bisakah kita berteman?
engkau sudah melekat padaku sangat dalam
aku tak tahu bagaimana cara menyembuhkan
bertubi-tubi aku mengharap kesembuhan
tapi lagi dan lagi kekecewaan yang ku dapatkan
Aku tahu, setiap orang punya luka
semua orang juga pasti pernah kecewa
dan ini bukan hanya praduga
tapi inilah kenyataannya
Luka tetaplah luka
kita tidak bisa menyembuhkannya
tapi kita bisa merawatnya
untuk tetap bahagia.
*Mahasiswa Unhasy.