Seminar Pra Makesta di Ma’had Aly, Gus Ivan Tegaskan Mahasantri Wajib Kreatif dan Produktif

55
Pimpinan Komisariat (PK) IPNU–IPPNU Ma’had Aly Hasyim Asy’ari menggelar Seminar Pra Makesta dengan tema “Mahasiswa: Makhluk Cita dan Cinta — Menyelaraskan Hati dan Arah Diri” pada Selasa, 18 November 2025.

Tebuireng.online- Pimpinan Komisariat (PK) IPNU–IPPNU Ma’had Aly Hasyim Asy’ari menggelar Seminar Pra Makesta dengan tema “Mahasiswa: Makhluk Cita dan Cinta — Menyelaraskan Hati dan Arah Diri” pada Selasa, 18 November 2025. Acara yang dihadiri seluruh mahasantri ini berlangsung di Aula Lantai 2 Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari dzuriyah Hadratussyaikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, yaitu Gus Muhammad Dzannuroin Aldivano (Gus Ivan). Kehadiran beliau memberikan nuansa inspiratif dan motivasi bagi para mahasantri.

Dalam penyampaiannya, Gus Ivan berpesan agar setiap insan menyibukkan diri dalam kebaikan, sebab Allah mencintai hamba yang mengisi waktunya dengan hal-hal bermanfaat. Beliau juga mengingatkan bahwa ketika Allah menguji kecintaan seorang hamba, ia akan diberi takdir yang baik maupun kurang baik, dan hamba yang tulus akan tetap istiqamah menerima ketetapan-Nya.

Gus Ivan mengutip pandangan Sayyidina Umar bin Khattab yang tidak menyukai pemuda kuat dan produktif tetapi tidak memiliki kontribusi nyata dalam hidupnya. Pemuda semacam itu, ibarat kayu yang keropos, tidak memiliki manfaat dan mudah rapuh.

Pada sesi akhir materi, Gus Ivan menekankan agar santri masa kini wajib mengikuti perkembangan zaman. Kemajuan negara-negara besar seperti Tiongkok dan Amerika dicapai melalui kreativitas, progresivitas, dan optimalisasi kemampuan berpikir.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Oleh sebab itu, santri harus mampu memanfaatkan potensi intelektualnya untuk menghadapi berbagai tantangan global agar dapat bersaing dengan bangsa-bangsa yang telah maju,” tegasnya.

Langkah konkret yang dapat dilakukan mahasantri adalah meningkatkan kualitas keilmuan, mengadakan kegiatan ilmiah, forum diskusi, dan musyawarah yang melatih kemampuan argumentasi. Beliau percaya, melalui proses ini, seseorang akan terus memperoleh ilmu baru, sehingga menumbuhkan sifat rendah hati dan dikelilingi oleh lingkungan yang positif.

Kegiatan Seminar Pra Makesta ini berlangsung lancar dan tertib, memberikan wawasan mendalam terkait spiritualitas, produktivitas, serta urgensi santri untuk terus berkembang dan berdaya saing.


Pewarta: Fatih Maulana

Editor: Muh. Sutan