Sumber: cerpin.com

Oleh: M. Amfaka

Manusia memainkan alam ciptaan

Lalu mereka mengubahnya dengan tangan

Pohon besar tinggi menjulang

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Berharap menjadi yang menggoyangkan setiap dahan

Perut membuncit dengan apa yang dimakan

Seolah tanpa kenyang

Terus mengoyak ranting yang rentan

Tak peduli sampai kapan mereka bertahan

Tuhan pun mulai meregangkan rahmatnya

Maka mulai penuh air mata bercucuran sebabnya

Jika seratus tahun lagi kau hidup menyaksikan nyata

Air mata mereka merah merekah

Malang, 16 September 2018

SebelumnyaJanji Allah Bagi yang Membiasakan Shalat Dhuha
BerikutnyaMenariku yang Hilang