Tebuireng.online–  Dalam pelaksanaan tahlil dan doa bersama santri Al Masruriyyah Tebuireng yang diadakan di SMP Terpadu Al Chodidjah, KH. Fahmi Amrullah mengisahkan KH. M. Agus Zaki Hadziq sebelum wafat.

Sebagai kakak kandung Gus Zaki, KH. Fahmi Amrullah menyampaikan pada para hadirin bahwa adiknya tersebut telah meninggalkan warisan pendidikan berupa sekolah, yaitu SMP Terpadu Al Chodidjah.

“Sebelum wafat, Gus Zaki sedang merintis SMP Terpadu Al Chodidjah, yang saat ini menjadi  tugas kita untuk melanjutkan cita-cita beliau untuk memberikan pendidikan terbaik bagi Negara Indonesia,” terangnya (21/6).

Dalam kesempatan itu, KH. Fahmi Amrullah menyampaikan sambutan atas perwakilan keluarga.

“Saya menyampaikan terima kasih untuk pak Kiai, bu Nyai dan seluruh warga yang telah meluangkan waktunya untuk menyempatkan hadir dan mengirim doa kepada adik saya, KH. M. Agus Zaki Hadziq pada malam ini,” tutur Kepala Pondok Putri Pesantren Tebuireng itu.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Tidak lupa juga, Gus Fahmi menyampaikan permohonan maaf, bila pada semasa hidup adiknya memiliki kesalahan, baik dari tutur kata maupun perbuatan.

Pada peringatan haul Almarhum KH. Agus Zaki Hadziq, turut hadir KH. Marzuqi Mustamar, Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur periode 2018-2023.

Pewarta: Dimas Setyawan

SebelumnyaCara Berislam yang Baik dan Benar
BerikutnyaHidup di Bawah Naungan Al-Qur’an