Remaja Dusun Bajang, Desa Karanglo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang menggelar acara Khatmil Quran di Rumah Baca Daanish Aniq, dalam rangka harlah NU ke-92 dan milad Rumah Baca Daanish Aniq, pada Rabu (31/01/2018).(Foto: Panitia)

Tebuireng.online- Dalam rangka harlah ke-92 NU (Nahdlatul Ulama) sekaligus peringatan milad ke-4 Rumah Baca Daanish Aniq, remaja Dusun Bajang, Desa Karanglo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang menggelar acara Khatmil Quran di Rumah Baca Daanish Aniq pada Rabu (31/01/2018).

Penasihat Rumah Baca Daanish Aniq, Nur Mukhlis, mengaku bahwa pelaksanaan perayaan milad Rumah Baca tidak sengaja bertepatan dengan harlah ke-92 NU. “Tidak hanya itu pada malam hari ini juga terdapat fenomena alam yaitu terjadi gerhana bulan,” ungkapnya

Dalam sambutannya, ia berharap dengan adanya kegiatan Khatmil Quran yang dilaksanakan mudah-mudahan mendapat barokah dan kegiatan tersebut ke depannya agar dilaksanakan secara rutin.

“Semoga kalian bisa lebih mampu untuk mandiri, bertambah wawasan, menjadi inspirasi masyarakat, dan bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan agama,” ungkap Sekretaris PAC. GP. Ansor penuh harapan.

Kegitan ini dimulai pada malam hari pukul 18.30 WIB. Para peserta dari Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Karanglo dan para siswi penggiat Rumah Baca Daanish Aniq dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahun Najah, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahun Najah, dan Madrasah Aliyah (MA) Miftahun Najah berkumpul di Rumah Baca Daanish Aniq untuk menghatamkan Al Quran dalam menyukseskan kegiatan harlah ini.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Senada dengan hal tersebut, Pengelola Rumah Baca Daanish Aniq, Wahyu Setyani mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini agar kita selalu ingat bahwa Al Quran adalah pegangan hidup umat Islam dan kita harus selalu mengamalkan Al Quran.

“Semoga generasi remaja khususnya di dusun bajang selalu menebar luas positif di manapun berada,” ungkap pengelola Rumah Baca itu.

Tidak hanya itu, ia juga terus memberi motivasi kepada pelajar dusun Bajang agar selalu menjadi seseorang yang bermanfaat.

“Teruslah belajar di manapun berada sehingga ke depannya kalian bisa tumbuh menjadi remaja yang bermanfaat di lingkungan masing-masing, karena sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat untuk sekitarnya,” pungkasnya.

Acara tersebut berakhir pada pukul 21.00 Wib, ditutup dengan doa yang dipimpi oleh Nur Mukhlis.


Pewarta: Izzatul Mufidati

Editor/Publisher: Rara Zarary

SebelumnyaEmban Amanat, Santri Husada Putri Dikukuhkan
BerikutnyaGerhana Bulan Total, Santri dan Warga Salat di Tebuireng