Tebuireng.online— Bulan Ramadan merupakan bulan yang dinantikan oleh setiap muslim beriman. Sebab di bulan itu banyak keutamaan dan pahala yang dijanjikan, suasana kehidupanpun terasa sangat menyejukkan. Indahnya suasana berbuka, khusu’nya pelaksanaan sholat tarawih, perjuangan bangun malam untuk sahur, menjadikan susasana Bulan Ramadhan berbeda dengan bulan-bulan yang lain, dan pastinya  Bulan Ramadan menjadi bulan dimana kajian keagamaan sangat dirindukan  oleh masyarakat.

Berangkat dari situlah, maka Pondok Putra Pesantren Tebuireng turut berpartisipasi mengabdi pada masyarakat dengan melaksanakan Safari Ramadan. Pondok Putra  Pesantren Tebuireng sudah melaksanakan Safari Ramadan tiap tahunnya. Santri-santri akan dikirim untuk menjadi imam, qori, serta penyampai kultum di beberapa masjid dan surau di wilayah Jombang.

Menurut keterangan Hendri, ketua panitia, pada tahun ini total ada 27 masjid dan musholla yang akan menjadi tempat safari Ramadan. “Safari akan dimulai dari tanggal dua Ramadan sampai 15 Ramadan,” ujar Hendri kepada Tebuireng Online ketika ditemui pada Selasa (23/05/2017).

Hendri juga menjelaskan, petugas safari Ramadan merupakan santri-santri pilihan.  Ia menuturkan, pada tahun ini diadakan seleksi khusus pada hari Ahad (21/05/2017). Panitia menunjuk Ustadz Abror Rosyidin untuk menyeleksi petugas safari kategori qori’ dan Ustadz Dayan Fitroini untuk kategori penceramah.

“Dari seleksi tersebut terpilih 6 qori’ dan  9 penceramah. Beberapa hari sebelumnya panitia juga telah memilih 12 imam dari para asatidz di Pondok Putra Pesantren Tebuireng untuk bergantian memimpin shalat tarawih di beberapa masjid dan mushalla di wilayah Jombang,” tambah pria asal Pati itu.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Hendri mengaku, safari Ramadan tahun ini, segala sesuatunya sudah disiapkan dengan matang, terutama kesiapan para petugas safari. Hal itu dilakukan pantia, karena mereka akan membawa nama Tebuireng katika bertugas.

Ia berharap safari tahun ini berjalan dengan lancar, para petugas bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin dan bisa memberikan materi kultum yang mudah dipahami oleh masyarakat, sehingga materi kultum bisa diamalkan dalam keseharian kehidupan masyarakat.


Pewarta:    M. Nur Masduki

Editor:       M. Abror Rosyidin

Publisher:  M. Abror Rosyidin

Sebelumnya3 Himbauan Penting LFNU Jombang Jelang Ramadan
BerikutnyaStrategi Penyebaran Aswaja di Kampus Umum