Sumber foto: Jaelani

Tebuireng.online- Rabu (22/01/2020), sekitar 300 santri beserta para ustadz dan ustadzah Pondok Pesantren Al-Amin Tasikmalaya melakukan kunjungan ke Pesantren Tebuireng. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian acara ziarah para wali yang telah menjadi program tahunan Pondok Pesantren Al-Amin, disampaikan oleh KH. Mukhsin Abd. Ghafur dalam sambutannya sebagai perwakilan dari pihak Ponpes Al-Amin.

Tujuan utama kunjungan Pesantren Al-Amin, lanjut beliau, selain ziarah ke KH. Hasyim Asy’ari juga untuk silaturahmi agar para santri Al-Amin mendapat bekal serta bimbingan ilmu dari dzurriyah KH. Hasyim beserta para kiai di Pesantren Tebuireng.

“Kami rombongan datang dari Al-Amin biasanya tiap tahun hanya ke makam untuk ziarah ke KH. Hasyim Asy’ari dan cucunya KH. Abdurrahman Wahid, namun alhamdulillah pada hari ini kami mendapatkan kesempatan bertemu dengan dzurriyah KH. Hasyim Asy’ari sehingga kami bisa menjalin silaturahmi. Mudah-mudahan dengan menjalin silaturahmi kami termasuk orang-orang yang cinta kepada ulama. Dan kami mohon agar santri-santri kami diberi bekal ilmu dari masyayikh Tebuireng, agar menjadi santri yang ikhlas dan istikamah,” ucapnya.

Dalam acara tersebut, KH. Irfan Yusuf cucu KH. Hasyim Asyari menjadi perwakilan dari pihak Pesantren Tebuireng. Dalam sambutan, Gus Irfan, sapaan akrab beliau, menyampaikan kepada para santri bahwa peran santri terhadap kemajuan Negara Indonesia sangatlah besar. Hal itu bisa dibuktikan dengan banyaknya tokoh-tokoh pesantren yang menjadi pahlawan bangsa ini, seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Abdul Wahid Hasyim, KH. Wahab Hasbullah dan masih banyak lagi.

Gus Irfan menyebut, hal itu harus menjadi pelajaran bagi para santri untuk memberikan sumbangsih yang lebih besar bagi negara ini, khususnya dalam bidang ekonomi. Karena umat muslim yang menjadi mayoritas penduduk Indonesia, hanya menguasi sekitar 5% perekonomian Republik ini. “Saya bangga kepada santri yang rela meninggal zona amannya, rela meninggalkan kenyamanan bersama keluarganya, demi menyongsong masa depannya,” ucap putra KH. Yusuf Hasyim ini.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Memang acara ini telah menjadi progam Pondok Pesantren Al-Amin yang dilaksanakan  dua tahun sekali, dimana pesertanya hanya diikuti siswa kelas 2 SMP serta kelas 2 Aliyah. Tujuan dari program ini adalah ziarah para wali, dimana sebelum berkunjung ke Tebuireng, rombongan ini ziarah ke Sunan Giri,” ungkap ustadz Devi, sebagai dewan asatidz pondok Al-Amin.


Pewarta: Jaelani

SebelumnyaKedudukan Ilmu Pengetahuan dalam Islam
BerikutnyaPemilihan Ketua Kudaireng Ma'had Aly