Penyambutan sejumlah siswa dari Mts Negeri Surabaya yang sedang melakukan kunjungan ke Pesantren Tebuireng pada Kamis (29/03/2018).

Tebuireng.online- Pesantren Tebuireng menerima kunjungan dari MTs Negeri 1 Surabaya pada Kamis 29/03/2018. Kedatangan mereka bertujuan untuk melakukan silaturahmi ke Pesantren Tebuireng dan wisata religi ke makam Gus Dur. Peserta yang seluruhnya merupakan siswa kelas 8 MTs Negeri Surabaya tersebut hadir dan didampingi oleh kepala pondok Pesantren Tebuireng yaitu Ust Iskandar. Selain itu mudir bidang pendidikan pondok, H Lukman Hakim, dewan pengawas Yayasan Hasyim Asy’ari H Irfan Yusuf,  dan mudir bidang pendidikan sekolah H Kusnadi turut menyambut rombongan di lantai 3 gedung KH Yusuf Hasyim.

Perwakilan Rombongan dari MTsN 1 Surabaya, Witono menyatakan bahwa kunjungan mereka bukan hanya sekedar silaturahmi tapi juga menimba ilmu. “Kami disini belajar ngaji yang sesingkat-singkatnya mudah-mudahan dapat ilmu yang barokah,” sampainya.

H Lukman Hakim yang memberikan sambutan menyampaikan bahwa Tebuireng mempunyai beberapa lembaga pendidikan. “Mudah-mudahan adik-adik kelas 2 Tsanawiyah ini bisa mondok di Tebuireng,” harapnya. Menurutnya Pesantren Tebuireng terbuka untuk kalangan siapa pun. “Yang penting punya niat dan mau menaati peraturan pondok,” sambungnya.

Sementara itu H Irfan Yusuf berkesempatan untuk memberikan nasehat dan motivasi kepada para siswa yang hadir. Gus Irfan, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa mereka harus bersyukur memilih madrasah sebagai tempat belajar mereka dibandingkan sekolah tingkat SMP/SLTP biasa. Beliau menyampaikan bahwa berdirinya Pesantren Tebuireng bukan hanya membentuk santri yang pintar tapi juga benar. “Membentuk santri yang bener dulu baru pinter,” ungkapnya. Beliau juga menegaskan bahwa Indonesia dengan Pesantren/ Madrasah ingin menciptakan generasi yang pintar dan benar.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Faros ini juga mengatakan bahwa lulusan pesantren tidak harus menjadi Kyai tapi bisa menjadi apa saja “Bukan hanya Kyai, bisa apa saja, Polisi dokter dan lain lain”

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Kunjungan ditutup doa dengan Gus Irfan. Setelah itu peserta pun menyantap hidangan yang telah disiapkan panitian untuk setelah itu para siswa berziarah ke makam Gus Dur.

Perjalanan wisata religi ke makam Gus Dur merupakan yang terakhir setelah sebelumnya berkunjung ke Taman Bungkul, Makam Sunan Ampel, dan Troloyo.


Pewarta:            Hanivan

Editor/Publisher: Anik W

SebelumnyaHal-hal yang Boleh Dilakukan di Masjid
BerikutnyaKunjungan Kampus Batal, MASS Adakan Rihlah Alamiah