Suasana Seminar Nasional Aktualisasi Nilai Islam Rahmatan lil Alamin (Isra) Dalam Dimensi Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam di Auditorium Unhasy lantai 3, Ahad (12/03/2017). (Foto: Anita).

Tebuireng.online– Ahad, (12/03/2017) Pascasarjana Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng Jombang mengadakan seminar nasional dengan tema “Aktualisasi Nilai Islam Rahmatan lil Alamin (Isra) Dalam Dimensi Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam”. Acara yang diadakan di lantai 3 Auditorium Unhasy mengundang dua guru besar ternama di Indonesia.

Dua pemateri tersebut adalah guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya dan Ketua Umum PP Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Prof. Dr. H. Ahmad Zahro, M.A. dan Pakar Pendidikan, Prof. Dr. H. Masdar Hilmi, S. Ag, M.A., Ph.D. Turut hadir dalam acara ini Rektor Unhasy Dr(Hc). Ir. KH. Shalahuddin Wahid.

Dalam sambutannya Gus Sholah, panggilan akrab Rektor, menyampaikan bahwa penerapan kurikulum pendidikan Islam membawa nilai positif. Hal itu disarkan pada pentingnya peran agama, terutama bagi pendidik sebagai pembentuk karakter pribadi anak didik. Menurut beliau, acara ini membantu memberikan informasi kurikulum pendidikan islam.

Menurut Ketua Pelaksana Samsuri acara seminar nasional ini merupakan salah satu syarat wajib untuk menyelesaikan program master pendidikan agama Islam sebelum menyelesaikan tugas akhir yaitu tesis. “Mengadakan seminar  pendidikan diwajibkan bagi seluruh mahasiswa pasca untuk mengikuti ujian tesis,” ujar mahasiswa pascasarjana angkatan 2013/2014 ini.

Selain itu, Samsuri juga mengklaim bahwa pendidikan agama, khususnya bagi instansi keagamaan, sangat dibutuhkan bagi para guru yang mengajar mata pelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam). Sebab dalam pembelajaran PAI di MI, MTs, dan MA tidak hanya sebatas pada materi yang diperoleh tapi juga memperhatikan cara agar siswa memahami materi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Acara ini dihadiri sekitar 250 peserta yang terdiri dari mahasiswa Unhasy, baik dari pascasarjana maupun sarjana, para guru PAI, guru SD, SMP/MTs, MA/SMA se-Kabupaten Jombang dan masyarakat umum. Di antaranya juga ada yang datang dari luar Jombang seperti Kediri, Trenggalek dan Tulungagung.

Samsuri berharap seminar kali ini bisa membantu guru untuk menerapkan nilai-nilai rahmatan lil alamin. “Karena jika kurikulum pendidikan Islam sesuai dengan nilai-nilai Isra, maka semua guru akan paham Islam yang sebenarnya,” pungkasnya.


Pewarta:    Anita Nur Laili Mahbubah & Noviyah Trinandani

Editor:       M. Abror Rosyidin

Publisher:  M. Abror Rosyidin

SebelumnyaSeminar PGKPT di Tebuireng, Menuju Indonesia Bebas Ketulian
BerikutnyaMenkes: Anak Usia 7-18 Tahun Rentan Alami Ketulian