Tebuireng.online- Setelah melakukan pelatihan tahqiq di Bandung pada bulan November 2021 lalu dan menerbitkan “11 Kompilasi Kitab Nusantara Sepanjang Abad”, Nahdlotut Turots menyelenggarakan Pelatihan Digitalisasi dan Katalogisasi Turots Pesantren. Acara ini diselenggarakan selama 12 hari dimulai dari tanggal 19 Mei 2022 sampai 31 Mei 2022. Acara ini dipandu oleh para pakar dari berbagai bidang.

Pelatihan Digitalisasi dan Katalogisasi Turots Pesantren ini diadakan sebagai upaya mewariskan dan merawat ajaran ulama leluhur. Hal ini dikarenakan banyak karangan ulama kita yang tidak terawat bahkan hilang sebab tidak adanya perawatan dari generasi setelahnya.

Acara ini dibuka oleh Agus Varis Ahmad Mirza dari Tebuireng. Dilanjutkan sambutan dari Nahdlotut Turots yang disampaikan oleh Dr. Ajengan Ginanjar Sya’ban. Kemudian sambutan dari pihak Perpustakaan Nasional. Kemudian ditutup oleh Kyai Romli dari Tim Turots Pondok Langitan dan Lora Usman Hasan Al-Akhyari Koordinator Nahdlotut Turots. Habib Mujataba pun menyempatkan diri untuk mampir menyapa kami dan sharing tentang kemanuskripan.

Kegiatan Nahdlotut Turots ini diikuti oleh berbagai kalangan, seperti Dewan Perpustakaan Nasional, Dewan Perpustakaan Daerah Jawa Timur, Komunitas Pegon dari Banyuwangi, dan delegasi Tim Turots dari berbagai pondok. Pelatihan ini dilaksanakan di empat pesantren, yaitu: Ponpes Al Akhyar Tambak Agung Labang Bangkalan, Ponpes Al Muntaha Jengkebuen Bangkalan, Ponpes Sambilangan Bangkalan, dan Ponpes Langitan Tuban.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pelatihan ini diisi dengan materi mitigasi manuskrip dari tim perpustakaan nasional, urgensi pengenalan digitalisasi dan katalogisasi turats pesantren oleh Ajengan Ginanjar, serta pengenalan kamera dan teknik photografi/digitalisasi turats oleh Pak @adi_ivanto. Sisanya adalah istirahat, praktik kerja, presentasi hasil, dan evaluasi bersama.


Pewarta: Muhammad Alamuddin

SebelumnyaRamadan Syahrul Ilmi
BerikutnyaJaga Warisan Ilmu, Nahdlatut Turots Belajar Ilmu Mitigasi Manuskrip