Penampilan salah satu peserta festival banjari yang diselenggarakan oleh Mini NU Expo 2017 di halaman Pondok Putri Pesantren Tebuireng Jombang, Sabtu (22/04/17). (Foto : Novi)

Tebuireng.online- Selain pergelaran festival seribu rebana, panitia Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU)  juga menyelenggarakan beberapa agenda lain seperti festival banjari se-Jombang. Acara ini berlangsung di halaman Pondok Putri Pesantren Tebuireng, Sabtu (22/04/17).

Asep Indrawan yang merupakan koordinator festival banjari mengungkapkan bahwa festival banjari ini tidak bekerja sama dengan lembaga apapun, terutama dalam hal pendanaan. Dana yang digunakan murni dari pihak Cabang Nahdlatul Ulama Jombang. “Kami dan panitia lainnya tidak bekerja sama dengan lembaga dan lain-lainnya itu, semua pendanaan baik konfercab yang berlangsung di pondok pusat itu murni dari Kantor Cabang NU Jombang,” ungkapnya saat ditemui di depan panggung festival waktu acara berlangsung.

Menurut data yang ada di meja kepanitiaan, festival banjari ini diikuti oleh 54 grup peserta banjari se-Jombang yang akan memperebutkan tropi dan sejumlah uang tunai. Untuk juara 1 akan mendapatkan tropi dan uang senilai Rp.1.000.000, juara 2 tropi dan uang Rp.750.000, dan bagi juara 3 akan mendapatkan tropi dan uang Rp.500.000, juara harapan 1 meraih tropi dan uang Rp.300.000, serta juara harapan 2 meraih tropi dengan uang senilai Rp.150.000.

Dalam rangkaian acara Konfercab NU ini, setelah terselenggaranya festival seribu rebana (21/04/17) dan festival banjari (22/04/17) kemarin, hari ini akan dilanjutkan dengan pergelaran bedah film Sang Kiai (23/04/17) di lokasi yang sama, halaman Pondok Putri Pesantren Tebuireng Jombang.


Pewarta : Novi Trinandani

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Editor : Munawara, MS

Publisher : Munawara

SebelumnyaMa’had Aly Hasyim Asy’ari Laksanakan Tes Mahasantri Baru
BerikutnyaWorld Book Day 2017 : Literasi Tidak Sekadar Baca – Tulis