Peserta tes masuk Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang saat melaksanakan tes tulis, Sabtu (22/04/17). (Foto : Karomi))

Tebuireng.online- Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng baru saja melaksanakan tes masuk Mahasantri Baru Program Studi Hadis dan Ilmu Hadis, Sabtu-Ahad (22-23/04/17) di aula kampus lantai 1.

Pada hari pertama, pelaksanaan tes tersebut diisi dengan tes tulis materi pengetahuan agama Islam dan pendalaman bahasa arab. Sedangkan tes hari kedua, yang tengah berlangsung hari ini adalah tes lisan dengan membaca kitab Fathul Qarib (bab Thaharah – bab Haji), wawancara bahasa arab, dan baca tulis Al Quran.

Menurut data yang dihimpun dari panitia, peserta yang terdaftar sebagai peserta tes masuk mahasantri baru gelombang pertama ini berjumlah 52 orang. Namun dari jumlah tersebut dua di antaranya tidak hadir mengikuti tes. Kuota yang disediakan untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini diberikan beasiswa untuk 35 mahasantri putra dan 25 mahasantri putri. Beasiswa tersebut berupa biaya kuliah, uang gedung, dan asrama.

Ustad Anang Firdaus, Bidang Ketatausahaan Mahasantri yang juga sekaligus panitia kegiatan tes ini menuturkan bahwa titik berat penerimaan mahasantri baru tahun ini bukan pada kuota, melainkan pada kualitas. “Apabila belum memenuhi target kuota maka panitia akan membuka pendaftaran gelombang II hingga terpenuhi target kuota tersebut,” tutur beliau.

“Pada tahun ini materi dari ujian tulis pendidikan agama Islam teralokasikan dalam 40 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian, begitu juga dengan soal pendalaman bahasa arab,” imbuh beliau via WhatsApp.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Banyak peserta yang datang dari berbagai lulusan pondok pesantren di Indonesia. Di antaranya lulusan MA Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Sleman, Pesantren Terpadu Matholiul Khair Tasikmalaya, Pesantren Darut Tauhid Sampang Madura, dan lainnya.

Saiful Nuha, salah satu peserta tes masuk Ma’had Aly menuturkan, “Saya sedikit mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal karena harus berpikir dua kali untuk memahami makna soal dan menerjemahkan jawaban,” ungkapnya dalam sebuah wawancara.

“Saya juga masih minim dalam mengusai mufradat bahasa arab,” imbuhnya peserta tes asal Pekalongan tersebut. Dalam sebuah pengakuan, dia berharap semoga mendapat hasil yang baik serta bisa menimba ilmu di Pesantren Tebuireng.

Sekadar diketahui, hasil tes gelombang pertama akan diumumkan tanggal 26 April 2017 dan her regristrasi tanggal 26-27 April 2017. Sedangkan tes seleksi gelombang kedua akan dilaksanakan tanggal 20-21 Mei 2017.


Pewarta : Zainal Karomi

Editor : Munawara, MS

Publisher : Munawara

SebelumnyaKH. Maimun Zubair : Orang Hafal Al Quran Itu Pilihan Allah
BerikutnyaMini NU Expo 2017 Hadirkan Festival Banjari se-Jombang