Siswa-Siswi SMA A Wahid Haysim menyimak pembukaan MPLS di halaman sekolah. (foto: aida/to)

Tebuireng.online Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan salah satu kegiatan untuk menyambut tahun ajaran baru bagi siswa kelas 10 di SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng.  Acara ini berlangsung selama tiga hari, sejak Ahad (3/7/2022) hingga Selasa (5/7/2022). Adapun untuk MPLS tahun 2022 dibagi menjadi 5 gugus putra dan 4 gugus putri.

Hari pertama MPLS dimulai dengan upacara pembukaan untuk simbolis penyematan tanda peserta. Setelah upacara, dilanjut dengan materi tentang kurikulum dan pengenalan sekolah oleh Kepala Sekolah SMA A WH, H. Djoko Suwono.

“Kita harus mencari circle yang baik, agar menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Bu Muti selaku Guru BK SMA A WH.

Selain nasihat dari BK, siswa baru juga mendapat semangat dari pemateri di hari pertama, mengenai jejak alumni dalam meraih mimpi, tentang cinta agama dan nasionalisme, serta tentang bullying.

Seluruh peserta MPLS di hari kedua dikumpulkan di shelter. Meskipun cuaca panas, suasana tetap ramai dan menyenangkan. Mereka menyimak materi dari Kepala Pondok Putri Pesantren Tebuireng, KH. Fahmi Amrullah Hadzik (Gus Fahmi).

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Lupakan kebaikan, ingat keburukan kita. Agar kita senantiasa berbuat baik,” pesan Gus Fahmi.

Materi dilanjut tentang tata krama dan kode etik di pesantren dan kurikulum operasional di satuan pendidikan. Setelah itu ada penampilan yel-yel dari masing-masing gugus.

siswa baru SMA A WH saat mengikuti salah satu materi MPLS.

Materi terakhir tentang pengenalan SMA dan ekstrakurikuler di hari ketiga. Dilanjutkan dengan tur sekolah yang dipandu oleh MPK/OBTP dan penampilan pentas seni di shelter.

“MPLS ini menyenangkan dan keren. Walaupun sedikit melelahkan, tetapi sangat berkesan,” ucap Falah, salah satu peserta MPLS.

Acara MPLS ditutup dengan pembagian hadiah yang meliputi kategori gugus terbaik yang diraih oleh gugus 7 dan gugus 4, penampilan terbaik diraih oleh gugus 8 dan gugus 4, yel-yel terbaik dari gugus 9 dan gugus 2, siswa teraktif putra diraih oleh Anaf, sedangkan siswa teraktif putri diraih oleh Yurda. Adapun siswa terheboh diraih oleh Syarif.

Pewarta: Khusnul Faidatul L.

SebelumnyaPengabdian Mahasiswa Penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi
BerikutnyaMATSAMA Santri Baru MTs Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng