sumber ilustrasi: pikiranrakyat.com

Oleh: Rara Zarary*

Jalan lain bicara soal waktu
merahasiakan siasat kehidupan
melerai perdebatan pikiran dalam satu jiwa
semua selesai, tanpa jawaban

satu, lima, dua puluh dua
sebatas hitung angka
dan kita sama-sama tak mau memahaminya
hilang di malam Juni yang gerimis

semesta menyepakati amin
doa yang semakin ke sini kita tak ingin
sepagi ini sudah selesai kalender Juni
dan diri masih juga tak mengerti

mengapa Tuhan memberi tanya
yang tak pernah ada jawabnya

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

mengapa gerimis masih manis
di antara sedu tangis yang miris

mengapa orang-orang terus menyeka
di tengah diri yang sudah menyerah, “untuk apa”.

Juni, 2022

SebelumnyaMosba Melatih Santri Berani Bertanya
BerikutnyaZikir Utama di Pagi Hari