Ket. Dian Arrij memberikan sambutan sebagai perwakilan wisudawan wisudawati mahasantri ke-5 Ma’had Aly Tebuireng

Tebuireng.online– Wisuda ke- 5 Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng diselenggarakan pada Ahad (13/01/19). Tahun ini Ma’had Aly Tebuireng meluluskan 38 wisudawan wisudawati yang terhitung dari angkatan 2014 dan angkatan sebelumnya. “Jangan dilihat dari jumlahnya yang sedikit, akan tetapi lihatlah kualitas yang terbaik”, terang Mudir Ma’had Aly dalam sambutannya.

Diantara yang baik, pasti terdapat yang terbaik. Tiga terbaik wisudawan wisudawati, diantaranya adalah; pertama, Dian Arrij, S.A asal Pekalongan dengan IPK 3,54 yudisium mumtaz, kedua, Fatimatus Zahro’ asal Pekalongan dengan IPK 3,51 yudisium mumtaz, ketiga, Tachmad Fikry Hidayat asal Indramayu, dengan IPK 3,47 yudisium jayyid jiddan.

Dian Arrij wisudawati terbaik pertama ini merasa terharu bahagia, mengaku tidak menyangka bahkan tidak pernah berharap mendapat yang terbaik atas penghargaan yang diraihnya. Tentu saja hal tersebut karena do’a dan dukungan orang tua serta do’a para kiai dan dosen. “Jangan berharap yang terbaik, tetapi lakukanlah yang terbaik”, prinsipnya. 

Selama masa kuliah, Dian tidak pernah berani tidur di kelas ketika mata kuliah berlangsung. Baik paham maupun tidak, akan ilmu yang disampaikan dosen, Dian tetap mendengarkan dengan baik. Yang terpenting hadir dan ikhlas berada di ruangan. Sebenarnya semuanya sama,  akan tetapi yang membuat Dian selalu unggul ialah karena ambisi dan optimisnya untuk selalu menjadi lebih baik dan lebih baik lagi itu sangat besar dan kuat.

Ma’had Aly merupakan perguruan tinggi yang berbeda dengan perguruan tinggi lainnya, karena dosennya terdiri dari para kyai.  “Sebagai mahasantri, yang dicari tentu ridha kyai, pasti berefek pada kita, walupun tidak terbaik, setidaknya kita diakui santrinya, siapa tahu nantinya akan bermanfaat,” ungkap wisudawati asal Pekalongan tersebut.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Selain itu, Dian juga menegaskan kembali tentang karakter jujur yang sering disampaikan oleh Gus Solah di setiap kesempatan. Hal tersebut  menunjukkan betapa pentingnya menanamkan sifat jujur pada diri kita.

“Semoga Ma’had Aly menjadi lebih baik dan lebih baik lagi, menjadi acuan para pemuda, semakin berkualitas mahasantrinya, serta bermanfaat untuk agama dan bangsa”, harapnya.


Pewarta: Rafiqatul Anisah

Publisher: MSA