brosur pendaftaran Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng.

Tebuireng.online– Tiap tahun pasti setiap lembaga pendidikan membuka pendaftaran peserta didik dengan melalui ujian tes masuk. Ma’had Aly Hasyim Asy’ari dengan jurusan Hadis dan Ilmu Hadis pada tahun ini membuka pendaftaran bagi seluruh peserta didik jenjang SMA/MA/SMK maupun lulusan pondok pesantren (muadalah) yang telah menyelesaikan pendidikan tersebut.

“Untuk tahun ini, kami membuka dua gelombang pendaftaran yang masing-masing telah dijadwalkan seperti yang tertera pada brosur,” tutur KH. Nur Hannan Lc., M.Hi, Mudir Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng. Pendaftaran gelombang pertama dibuka pada tanggal 11 Februari-20 April 2017, sedangkan gelombang kedua dibuka pada 29 April-18 Mei 2017.

“Pada gelombang pertama, ujian masuk akan dilaksanakan pada tanggal 22 – 23 April 2017, sedangkan untuk gelombang kedua akan dilaksanakan pada tanggal 20 – 21 Mei 2017,” jelas alumnis Universitas al Azhar Mesir tersebut.

Meteri yang akan diujikan secara tulis oleh Ma’had Aly Hasyim Asy’ari mencakup dua mata pelajaran, yaitu Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.  Untuk ujian tulis terdiri dari membaca kitab Fathul Qorib dengan rincian bab thaharah (bersuci), shalat, puasa, zakat, dan haji. Selain itu juga ada tes baca dan tulis al Quran sebagai tolak ukur utama para calon ahli hadis.

“Setiap mata pelajaran yang akan diujikan oleh Ma’had Aly merupakan bekal bagi calon mahasantri untuk siap mempelajari setiap mata pelajaran yang akan ditempa nantinya,” ungkap Kiai Hannan.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pada tahun ajaran yang baru ini, Ma’had Aly Tebuireng menerima 60 calon mahasantri yang terdiri dari 35  santri putra dan 25 santri putri, dan akan dijadikan kelas tersendiri (red: putra dan putri),” tukas beliau.

Kiai Hannan juga menuturkan bahwa kampus baru Ma’had Aly Tebuireng masih tahap pengerjaan di belakang Kampus B Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng, sedangkan kampus lama akan sepenuhnya diserahkan kepada Madrasah Muallimin Hasyim Asy’ari yang selama ini keduanya masih berbagi tempat.


Pewarta:    M. Tajuddin

Editor:       M. Abror Rosyidin

Publisher: M. Abror Rosyidin

SebelumnyaJaga Kedamaian Bangsa, Presiden Jokowi Kumpulkan Ulama di Istana Merdeka
BerikutnyaMobilitas Akhlak dalam Pendidikan