Beberapa mahasiswa Unhasy dan mahasiswa UMM foto bersama usai silaturahmi ke lokasi KKN masing-masing. (Foto: tim KKNT-11)

Tebuireng.online– Mahasiswa Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) secara kebetulan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di lokasi yang sama, di desa Menturus, Kudu, Jombang. Kesempatan ini tentunya dimanfaatkan oleh mahasiswa dari dua lembaga tersebut untuk bersama-sama membangun desa Menturus dengan baik dan kompak.

Pelaksanaan KKNT yang akan berlangsung kurang lebih empat puluh hari ini, menjadi sebuah pelajaran bagi mahasiswa dalam memecahkan permasalahan di tengah-tengah masyarakat desa Menturus. Selain itu, bagaimana mahasiswa mampu mengabdi kepada masyarakat, salah satunya adalah dengan menggali potensi warga desa dan memberikan pembelajaran dan pengajaran bagi masyarakat setempat.

Satu minggu pertama, srawungan menjadi kegiatan pertama mahasiswa sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat serta mencari potensi desa yang dapat dikembangkan. Setelah semua berjalan dengan lancar selama satu minggu, minggu selanjutnya mahasiswa nerancang konsep untuk mematangkan kegiatan mengembangkan potensi desa.

Dalam hal ini, desa Menturus menerima pengabdian mahasiswa dari dua universitas yakni Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mahasiswa dari dua universitas tersebut merancangkan program yang berbeda dengan tujuan yang sama yakni membangun desa Menturus.

Mahasiswa dari dua lembaga pendidikan ini tentunya saling bersilaturahmi ke lokasi masing-masing sekaligus menyelaraskan program kerja yang telah dirancang pada Kamis (17/7/19). Mahasiswa tersebut masing-masing memiliki program kerja. Tetapi, ada beberapa program kerja yang sama seperti lomba cerdas cermat, lomba tartil anak, serta pengadaan pojok baca atau perpustakaan mini desa. Program ini dapat berkolaborasi dan bersatu dalam membangun desa Menturus.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Ada juga beberapa program kerja yang beda namun memiliki hubungan, seperti program kerja mahasiswa Unhasy pengadaan program Wifi desa sedangkan mahasiswa UMM memiliki program seminar website desa, kedua program tersebut bisa saling melengkapi.

“Program apapun yang dirancang dan dibuat oleh mahasiswa kedua lembaga Unhasy dan UMM adalah program yang terbaik untuk membangun kemajuan desa,” ucap Hawari, selaku kordinator lapangan KKNT Unhasy.

Menurutnya, program yang telah disusun tersebut harapannya dapat berjalan dengan lancar dan terlaksana dengan baik serta bermanfaat untuk masyarakat sekitar, sebagai motivasi mahasiswa KKN di desa Menturus.

Pewarta: Tim KKNT-11

Publisher: RZ

SebelumnyaPengabdian Masyarakat, Mahasiswa Gali Potensi Warga Menturus
BerikutnyaTebuireng dan Muhammadiyah Kerjasama Produksi Film “Jejak Langkah 2 Ulama”