Kopi Mateng, Komunitas Penulis Madrasah Mu’allimin Tebuireng, Diresmikan

279
Waka Kesiswaan Madrasah Mu’allimin Hasyim Asy’ari Tebuireng memotong tumpeng sebagai bentuk diresmikanya Kopi Mateng, Komunitas Penulis MMHA Tebuireng pada Kamis (10/08/2017) di ruang Perpustakaan. (Foto: Abror)

Tebuireng.online— Demi meningkatkan minat santri di dunia literasi, kepenulisan, dan media, sejumlah santri Madrasah Mu’allimin Hasyim Asy’ari (MMHA) Tebuireng membentuk komunitas penulis bernama Kopi Mateng (Komunitas Penulis Mu’allimin Tebuireng) pada 21 Maret 2017. Komunitas ini diresmikan pada Kamis (10/08/2017) pagi di Perpustakaan MMHA.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Waka Kesiswaan MMHA, Ustadz Dawam Anwar, Kepala Perpustakaan MMHA, Ustadz M. Abdul Hafidh, guru ekstra Jurnalistik, Ustadz M. Abror Rosyidin, Pimred Majalah Tebuireng, Ustadz Septian Pribadi, dan para anggota Kopi Mateng yang dinahkodai oleh M. Sahrul Syafi’i.

Dalam sambutannya, Ustadz Abdul Hafidh menjelaskan bahwa berdirinya Kopi Mateng sebagai wujud implementasi dari ekstrakulikuler jurnalistik dan meningkatkan budaya membaca dan menulis di kalangan santri MMHA. “Harapan saya Kopi Mateng bisa menjadi wadah dan motor penggerak budaya membaca dan menulis. Saya tahu santri Mu’allimin ini banyak sekali potensinya,” ungkap pria asal Purworejo itu.

Ustadz Hafidh juga menjelaskan bahwa Kopi Mateng dibagi menjadi tiga lini kerja, yaitu Pustakawan Muda, Spot Jurnalis, dan Kopi Mateng Blog. Pustakawan bertujuan mendekatkan dan meningkatkan partisipasi santri untuk berkunjung ke perpustakaan, jurnalis fokus pada ilmu tulis menulis, dibantu dengan penggerak blog yang fokus pada pengembangan teknologi dan informasi.

Guru ekstra jurnalistik MMHA, Ustadz Abror Rosyidin sangat mengapresiasi terbentuknya Kopi Mateng. Beliau berharap Kopi Mateng bisa bekersama dengan ekstra jurnalistik dalam menjalankan program kerja. Bahkan, beliau yang kebetulan merupakan Pimpinan Redaksi Tebuireng Online, berkenan menyediakan kesempatan bagi karya-karya santri MMHA, khususnya anggota Kopi Mateng, yang layak untuk dipublikasikan di  situs resmi Pesantren Tebuireng, www.tebuireng.online.

Waka Kesiswaan MMHA, Ustadz Dawam Anwar menaruh harapan besar kepada Kopi Mateng dalam meningkatkan bakat tulis-menulis santri MMHA. Karena saking pentingnya, beliau meminta agar seluruh anggota Kopi Mateng dan tim redaksi buletin al-Aliem wajib ikut ekstra jurnalistik. “Saya harap Kopi Mateng tidak hanya ada, tapi punya program nyata. Jangan sampai setelah diresmikan justru tidak aktif,” pesan alumnus Ma’had Aly Hasyim Asy’ari itu.

  Ketika Kehidupan Diperbincangkan

Peresmian Kopi Mateng dilakukan secara simbolis dengan memotong tumpeng oleh Ustadz Dawam Anwar. Ustadz Dawam menyerahkan potongan tumpeng tersebut kepada Ustadz Abror selaku guru ekstra jurnalistik, sebagai simbol penyerahan amanat membimbing dan membina anggota Kopi Mateng, anggota jurnalistik, dan redaktur al-Aliem. Acara berakhir pukul 15.15 WIB, ditandai dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Septian Pribadi.


Pewarta:            MSP

Editor/Publisher: MAR