tebuireng.online – Keluarga Besar Ma’had Aly, yakni Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari menghelat kongres ke-5 pada Rabu (1/2/17), pukul  09.00 WIB yang diselenggarakan di gedung Ma’had Aly. Kongres ke-5 ini akan digelar selama 2 hari pada Rabu dan Kamis (1-2/2/17).

Kongres Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat mahasantri dalam struktur keorganisasian Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari. Struktur organisasi Ma’had Aly dari organisasi yang tertinggi hingga organisasi yang terendah adalah sebagai berikut: KBM (Keluarga Besar Ma’had Aly Hasyim Asy’ari), KOSMA (Kongres Besar Ma’had Aly Hasyim Asy’ari), DPM (Dewan Perwakilan Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari), BEM (Badan Eksekutif Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari), dan UKM (Unit Kegiatan Masantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari)

“Adapun tujuan dari kongres ini adalah sebagai proses kaderisasi di lingkungan mahasantri, khususnya dalam bidang keorganisasian, serta menyiapkan kader baru dalam kepengurusan yang akan datang,” tutur Ketua Badan Eksekutif Mahasantri, Muhammad Irham Nahri dalam sebuah wawancara.

Seperti yang disampaikan Drs. KH. Nur Hannan Lc, M.Hi, sesuai dengan kebijakan Kemnterian Agama RI, Ma’had Aly akan memperbaharui sistem kalender akademiknya.

“Mulai tahun depan, tahun akademik Ma’had Aly akan disesuaikan dengan kalender Hijriyah, yakni dimulai dari Bulan Syawal. Hal ini sesuai dengan paraturan dari Kementerian Agama. Selain itu, tahun depan Ma’had Aly akan berpindah gedung kampus, dikarenakan gedung kampus yang sekarang dirasa kurang kondusif untuk melakukan kegiatan perkuliahan. Seraya dengan berpindahnya gedung kampus, pihak idarah (Rektorat) Ma’had Aly akan melengkapi segala sarana dan pra-sarana mahasantri, mulai dari perpustakaan digital, mushollah, wi-fi, dan gedung Aula Ma’had Aly,” terang Mudir Ma’had Aly, Drs. KH. Nur Hannan Lc, M.Hi dalam sambutannya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Beliau juga menceritakan potret alumni Ma’had Aly yang kiprahnya sudah menyebar di luar Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, guna memberikan motivasi bagi mahasantri yang lain. Potret alumni tersebut adalah Ustad Mansyur, atau yang biasa dikenal dengan sebutan Cak Mansyur. Beliau yang awalnya menjadi pengajar di pondok namun sekarang sudah menjadi pengasuh di Pondok Pesantren Tebuireng 3.

Pesan terpenting beliau adalah tentang kualitas diri. “Suatu kelompok kecil memiliki kuliatas yang bagus maka suatu kelompok besar yang tidak mengutamakan kualitas akan terkalahkan dengan kelompok kecil,” pesannya.

Acara ini diikuti oleh Mahasantri Ma’had Aly semester 1 hingga semester 8 dan dihadiri oleh Mudir Ma’had Aly Kepala Bidang Kemahasiswaan Drs. KH. Nur Hannan, Lc, M.Hi.


Pewarta : Fitrianti Mariam

Editor     : Munawara

Publisher : Muh. Sutan

SebelumnyaAlangkah Baiknya, Jika Sistem Pendidikan Indonesia Pahami Kemampuan Siswa
BerikutnyaWalisongo, Penyebar Aswaja di Indonesia