
Tebuireng.online- Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, Jombang, menutup rangkaian kegiatan pengumpulan Hadis Ekologi melalui acara Khataman Hadis Ekologi di Aula Lantai 1 pada Jumat (12/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Mudir Ma’had Aly Hasyim Asy’ari menyampaikan pesan tegas agar kajian ilmiah ini tidak berhenti sebatas wacana, melainkan diimbangi dengan tindakan nyata dalam menjaga alam.
Dalam sambutannya, Mudir Ma’had Aly menekankan bahwa pengumpulan hadis-hadis tentang lingkungan adalah majelis ilmu yang membawa keberkahan dan merupakan wujud syukur atas terlaksananya amal tersebut.
Namun, beliau memberikan penegasan serius terkait urgensi isu lingkungan. Menurutnya, salah satu tanda mendekatnya hari kiamat adalah rusaknya lingkungan di sekitar manusia.
“Oleh sebab itu, pengumpulan hadis-hadis tentang lingkungan tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas ilmiah semata, melainkan sebagai wujud kepedulian nyata terhadap amanah Allah SWT berupa alam semesta,” ujar Mudir.
Beliau melanjutkan, ilmu yang telah terkumpul tersebut harus melahirkan kesadaran dan tanggung jawab bersama tentang apa yang akan dilakukan setelah ilmu itu dimiliki.
Mudir juga mendorong seluruh hadirin untuk merefleksikan implementasi nyata tuntunan Rasulullah dalam merawat alam.
“Kegiatan ini tidak diharapkan berhenti pada satu momentum saja, melainkan harus terus berlanjut dan berkesinambungan dengan menjadikan ajaran Rasulullah sebagai pedoman utama dalam menjaga lingkungan hidup,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mudir menekankan bahwa nilai, spirit, dan ajaran yang terkandung dalam kajian ini harus dirawat dan dilanjutkan hingga Yaumil Qiyamah. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal sebuah gerakan dan ikhtiar kolektif yang berkelanjutan, bukan muktamar yang terakhir.
Mengatasi persoalan kerusakan lingkungan, lanjut Mudir, bukanlah masalah yang dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas pihak, termasuk kerja sama dengan pemerintah dan lembaga pendukung seperti Pegadaian.
Mudir menugaskan Ketua Panitia, Dr. Ubayd, untuk menginisiasi dan menggerakkan kegiatan ini dengan melibatkan seluruh mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, dari semester awal hingga akhir.
Beliau menutup dengan refleksi, “Jika dahulu Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari mampu menyelesaikan berbagai persoalan besar seorang diri, maka pada hari ini dibutuhkan kerja bersama untuk menghadapi persoalan lingkungan secara kolektif, sesuai dengan kemampuan, peran, dan keahlian masing-masing.”
Sebagai penutup, Mudir Ma’had Aly Hasyim Asy’ari berharap seluruh upaya ini dicatat oleh Allah SWT sebagai amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta gerakan nyata dalam menjaga bumi titipan Tuhan kepada umat manusia.
Baca Juga: Mahad Aly Tebuireng Gelar Khataman Hadis Ekologi, 300 Hadis Dibaca Jelang Konferensi Internasional
Penulis: Fatih Maulana
Editor: Muh. Sutan


















