Foto KH. Salmanudin Yazid memberikan sambutan setelah terpilihnya beliau menjadi Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang, Senin (24/04/2017). (Foto: Masnun)

Tebuireng.online- Setelah melalui tahap pencalonan dan pemilihan, akhirnya KH. Salmanudin Yazid dinyatakan sah terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang periode 2017-2022 setelah mendapat dukungan suara terbanyak dari peserta Konfercab NU, Senin (24/04/17) dini hari. KH. Salmanudin memperoleh 188 suara, Basyarudin Saleh 100 suara,  dan Munif Kusnan sebanyak 8 suara, kemudian suara dinyatakan tidak sah sebanyak 4.

Penetapan Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang yang berlangsung mulai pukul 21.30 WIB – 01.30 WIB ini dilakukan dengan cara dua tahap. Yaitu penetapan bakal calon yang dipilih oleh ranting NU dari masing-masing kecamatan dan perwakilan MWCNU se-Jombang, dan kemudian tahap pemilihan calon ketua. Namun sebelum memilih calon ketua, nama-nama calon yang sah maju dan bersaing diputaran berikutnya terlebih dulu diajukan kepada Rais Syuriah PCNU yang didampingi anggota AHWA terpilih untuk mendapatkan restu.

Setelahnya, muncul empat calon yang dianggap sah dengan merujuk pada salah satu poin pemilihan calon ketua, yaitu sekurang-kurangnya didukung dua hingga lima suara oleh peserta Konfercab. Mereka di antaranya KH. Salmanudin dengan 177 suara, Basyarudin Saleh 96 suara, Munif Kusnan 8 suara, dan KH. Junaidi Hidayat 11 suara, semuanya mendapat restu dari Rais Syuriah.

Namun saat menginjak pada proses selanjutnya, yakni pernyataan kesiapan dari masing-masing calon, KH. Junaidi Hidayat menyampaikan ketidaksiapannya menjadi calon ketua, akhirnya, tiga nama calon di atas yang bersaing pada tahap penentuan ketua tanfidziyah.

Dalam sambutan terpilihnya sebagai Ketua Tanfidziyah, Kiai Salmanudin meminta dukungan dan doa warga nahdliyin untuk tetap bersama-sama melanjutkan perjuangan ulama-ulama NU yang selama ini sudah dibangun. “Saya mohon doa dukungan untuk bersama-sama membesarkan NU, dan dari perjuangan kita semua semoga sama-sama diakui oleh KH. Hasyim Asy’ari sebagai murid beliau,” ujarnya di halaman Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Sedangkan tingkat syuriah kembali dipimpin KH. Abdul Nashir Fattah setelah ditetapkannya oleh 5 anggota AHWA yang terpilih sebelumnya, mereka di antaranya KH. Abdul Nashir Fattah, KH. Kholil Dahlan, KH. Isrofil Amar, KH. Wazir Ali, dan KH. Taufiqurrahman Muchid.

Kemudian berdasarkan musyawarah mufakat kelima Kiai Jombang tersebut, Kiai kelahiran Tambakberas 24 Juli 1946 yakni KH. Abdul Nashir Fattah, beliau menyatakan kesediaan secara tertulis yang dibacakan di hadapan seluruh peserta Konfercab NU yang hadir.

Sementara, dipenghujung acara, Ketua Pelaksana Konfercab Munif Kusnan mengucapkan terimakasih kepada segenap panitia yang sudah menyukseskan forum permusyawaratan tertinggi tingkat cabang itu. “Saya sebagai Ketua Pelaksana Konfercab mengucapkan terimakasih atas kinerja panitia sehingga sukses dan lancar, semoga amal bantu kita dicatat sebagai ibadah oleh Allah SWT,” ucapnya.

Ia juga menaruh harapan besar untuk semakin membesarkan NU di Kota Santri, “Selamat untuk Gus Salman, semoga ke depan bisa membawa NU semakin jaya,” pungkasnya.


Pewarta : Rif’atuz Zuhro

Editor : Munawara, MS

Publisher : Masnun Muhammad

SebelumnyaMempertahankan Solidaritas Bangsa di Era Modernisasi
BerikutnyaFestival Islami dan Bakti Sosial OSIS MTs Salafiyah Syafi’iyah