Kesaktian Basmalah (Bagian 1)

1348
Ilustrasi: M. Najih S.

Oleh: Ustadz Arif Khuzaini*

Basmalah (بسم الله الرحمن الرحيم) merupakan ayat pertama dari surat al Fatihah yang memiliki banyak faedah dan keberkahan. Barang siapa yang membacanya maka akan mendapatkan apa yang diinginkan dan orang yang istikamah mengamalkannya akan mendapat keistimewaan diijabahi doanya.

Disebutkan bahwa kitab yang turunkan dari langit ke bumi berjumlah 104 kitab, 60 mushaf diturunkan kepada Nabi Syits ra, 30 mushaf kepada Nabi Ibrahim ra, 10 mushaf (sebelum turunnya taurat) kepada Nabi Musa ra, taurat kepada Nabi Musa ra, Injil kepada Nabi Isa ra, Zabur kepada Nabi Dawud ra dan Al Quran kepada Nabi Muhammad SAW. Makna/kandungan semua kitab tersebut terkumpul dalam Al Quran, sedangkan makna Al Quran terkandung dalam surat al Fatihah. Lalu al Fatihah sendiri maknanya terkandung dalam basmalah dan makna basmalah terkandung dalam huruf ba’nya.

Dikisahkan ada seorang ulama yang diuji dengan sakit kronis, para dokter pun menyerah mengobatinya, berbagai metode pengobatan dilakukan, tetapi sama sekali tidak menunjukkan hasil, penyakitnya tak kunjung sembuh dengan berbagai metode pengobatan kedokteran tersebut. Suatu hari, sang ulama merenung tentang basmalah yang merupakan kandungan dari 104 kitab yang diturunkan ke bumi. Akhirnya dengan bulat hati beliau mengamalkan basmalah setiap hari tanpa batas hitungan, hingga Allah SWT menyembuhkannya dengan barakah basmalah.

Ada juga sebuah cerita tentang seorang wanita salehah yang memiliki suami munafik. Setiap hal yang dilakukan wanita tersebut, baik perkataan maupun perbuatan selalu dimulai dengan membaca basmalah. Sehingga membuat sang suami merencanakan sebuah aksi untuk mempermalukan istrinya yang selalu membaca basmalah. Sang suami akhirnya memberikan sebuah bungkusan/dompet (berisi benda berharga) kepada istrinya seraya berkata, “Simpan dan jagalah ini!”.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Kemudian sang istri menyimpannya di sebuah tempat dan menguncinya. Selang beberapa waktu, sang suami secara diam-diam mengambil bungkusan tersebut dari tempat penyimpanan dan membuangnya ke dalam sumur yang ada di dalam rumahnya. Setelah itu dia berpura-pura meminta bungkusan tersebut kepada istrinya agar diambil dari tempat penyimpanannya. Sang istri pun bergegas menuju tempat menyimpan bungkusan tersebut seraya membaca, “بسم الله الرحمن الرحيم”.

Kemudian Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril AS untuk segera turun dan menembalikan bungkusan tersebut ke tempat semula. Sejurus kemudian dia mengulurkan tangan ke tempat penyimpanan. Didapatinya bungkusan tersebut berada di tempat semula dan dalam kondisi baik-baik saja, kemudian dia menyerahkan bungkusan tersebut kepada suaminya dan membuatnya sangat terkejut dengan kejadian tersebut, karena dianggap tidak masuk akal, padahal bungkusan tersebut telah diambilnya dan dibuang ke dalam sumur, bagaimana caranya bisa kembali ke tempat semula? Itu tak lain merupakan barokah “بسم الله الرحمن الرحيم”, dari kejadian tersebut sang suami bertaubat dari kemunafikannya.

Kisah di atas mudah-mudahan bisa semakin memantapkan hati kita untuk istikamah membaca basmalah sebagai dzikir yang membawa berkah. Banyak sekali cara mengamalkan basmalah untuk tujuan tertentu dan memiliki khasiat khusus sesuai niat sang pengamal. Untuk kalangan pelajar, basmalah bisa dibaca seribu kali bakda shalat Tahajud/Hajat agar dibukakan hatinya dan mudah menerima ilmu.

Caranya, shalat tahajud/hajat dua rakaat, setelah salam membaca shalawat sebanyak tiga kali, kemudian membaca basmalah seribu kali dan ditutup dengan doa. Berikut shalawat sebelum membaca basmalah:

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ صَلَاةَ عَبْدٍ قَلَّتْ حِيْلَتُهُ، وَ رَسُوْلُ اللهِ وَسِيْلَتُهُ، وَ أَنْتَ يَا إِلَهِيْ وَ لِكُلِّ كَرْبٍ عَظِيْمٍ فَفَرِّجْ عَنَّا مَا نَحْنُ فِيْهِ بِسِرِّ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Doa setelah membaca basmalah:

اَلْحَمْدُ اللهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَ مَوْلَانَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ، وَ الْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَ الْهَادِيْ إِلِى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ عَلَى آلِهِ وَ أَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَ مِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ بِحَقِّ الْفاَتِحَةِ الْمُعَظَّمَةِ وَالسَّبْعِ الْمَثَانِيْ وَالْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ ، أَنْ تَفْتَحَ لَنَا بِكُلِّ خَيْرٍ، وَأَنْ تَتَفَضَّلَ عَلَيْنَا بِكُلِّ خَيْرٍ، وَأَنْ تَجْعَلَنَا مِنْ أَهْلِ الْخَيْرِ، وَأَنْ تُعَامِلَنَا مُعَامَلَتَكَ لِأَهْلِ الْخَيْرِ، وَأَنْ تَحْفَظَنَا فِي دِيْنِنَا وَأَنْفُسِنَا وَأَوْلاَدِنَا وَأَهْلِيْنَا وَأَصْحَابِنَا وَأَحْبَابِنَا مِنْ كُلِّ مِحْنَةٍ وَفِتْنَةٍ وَبُؤْسٍ وَضَيْرٍ، إِنَّكَ وَلِيُّ كُلِّ خَيْرٍ وَمُتَفَضِّلٌ بِكُلِّ خَيْرٍ وَمُعْطٍ لِكُلِّ خَيْرٍ، اَللّهُمَّ إِنِّا نَسْئَلُكَ فَهْمَ النَّبِيِّيْنَ وَحِفْظَ الْمُرْسَلِيْنَ وَإِلْهَامَ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ. اَللهُمَّ أَغْنِنَا بِالْعِلْمِ وَزَيِّنْنَا بِالْحِلْمِ وَأَكْرِمْنَا بِالتَّقْوَى وَجَمِّلْنَا بِالْعَافِيَةِ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ،وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ، وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Ketika akan belajar, membaca doa berikut, insyaallah akan dimudahkan memahami dan menghafal pelajaran:

اَللَّهُمَّ نَوِّرْ بِالْكِتَابِ بَصَرِيْ، وَ اشْرَحْ بِهِ صَدْرِيْ، وَ اسْتَعْمِلْ بِهِ بَدَنِيْ، وَ أَطْلِقْ بِهِ لِسَانِيْ، وَ قَوِّ بِهِ جَنَانِيْ، وَ أَسْرِعْ بِهِ فَهْمِيْ، وَ قَوِّ بِهِ عَزْمِيْ، بِحَوْلِكَ وَ قُوَّتِكَ فَإِنَّهُ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Selamat mengamalkan بسم الله الرحمن الرحيم mudah-mudahan mendapat barokah. Amin ya rabbal alamin. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bishshawab.


*Wakil Kepala Pondok Tebuireng II (SMA Trensains) Ngoro Jombang