Rangkaian acara Jam’iyah Qurra’ wal Huffadz Mojowarno, Ahad (22/12/2019). (Foto: Izza)

Tebuireng.online– Jam’iyah Qurra’ wal Huffadz (JQH) Mojowarno adakan kegiatan Jambore Anak Saleh ke-VII (Jamashol VII) bertempat di Mojoduwur, Mojowarno Jombang. Salah satu acaranya yaitu pawai ta’aruf. Berdasarkan data dari panitia, peserta pawai ta’aruf sekitar 2300 santri dari 150 TPQ yang ada di Mojowarno, Ahad (22/12/19).

Selain pawai taaruf, digelar juga Al-Banjari dan Pildacil, Senin (23/12/19) oleh Jambore Anak Saleh, Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadh (JQH) Anak Cabang (Ancab) Mojowarno sekaligus pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Pengurus Ranting (PR) Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadh (JQH) masa khidmat 2019-2024 bertempat di Yayasan Roudlotul Ulum.

Khoirur Roziqin, salah satu panitia Jamashol mengungkapkan bahwa banyak manfaat mengikuti banjari selain dapat mengembangkan bakat juga menambah relasi, “dengan adanya Banjari ini dapat menambah teman antar umat Islam khususnya Nahdliyin,” ungkap panitia Jamshol yang berasal dari TPQ Ar-Rahmah Selorejo, Mojowarno.

Ia berharap agar banjari TPQ se-kecamatan Mojowarno bertambah baik dan semakin berkibar, “semoga Al-Banjari se Mojowarno bisa bertambah lebih baik, dan lebih berkibar dengan adanya kegiatan festival banjari TPQ yang diadakan oleh  JQH Mojowarno ini,” pungkas pria yang akrab disapa Pepy tersebut.

Peserta banjari berjumlah 15 grup yang berasal dari TPQ se Mojowarno. Dimulai dari pukul 20.00 hingga 23.45 Wib. Setelah itu dilanjutkan api unggun, qiyamullail dan renungan malam.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pewarta: Izzatul Mufidati

SebelumnyaApresiasi Peran Ganda Seorang Ibu
BerikutnyaPotret Pemikiran Fikih Gus Dur