tebuireng.online– Ajang pencarian atlet panjat tebing untuk menjadi salah satu perwakilan dari wilayah masing-masing telah terbuka. Jombang Wall Climbing Competision yang diadakan oleh Forum Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Cabang Jombang di SMA A. Wahid Hasyim  Tebuireng, Sabtu-Minggu (14-15/11/2015) tersebut bertujuan untuk mencari atlet potensial.

Dalam perlombaan tahun ini , peserta berasal dari dalam dan luar Jombang antara lain, Kediri dan Mojokerto. “Tetapi yang dari luar Jombang hanya sebagi peramai saja,” kata Fariq, salah satu panitia kompitisi tersebut. Namun, walau jadi peramai mereka juga berpotensi menjadi juara. Hanya saja, atlet berbakat dan potensial yang akan dibina adalah yang berasal dari Jombang.

Final panjat tebing di SMA A. Wahid Hasyim terdapat 24 peserta, yang dibagi menjadi tiga kategori, yakni junior putra, putra umum, putri umum. Di setiap kategori terdapat 8 orang peserta yang mengikuti final lomba tersebut. Batas usia maksimal mengikuti lomba adalah 24 tahun.

Juri final perlombaan berasal dari FPTI Jombang, Kediri dan Tulungagung. Untuk kriteria penilaian dilihat dari waktu lamanya manjat, teknik manjat, dan ketinggiannya. Ketinggian tebing di SMA A.Wahid Hasyim mencapai 15 meter yang merupakan tebing tertinggi di Jombang. Perlombaan berlangsung seru dan ketat.

Sebelum lomba diadakan, para peserta mengikuti karantina terlebih dahulu. Jalur lintasan tebing dapat dilihat saat karantina berlangsung. Tujuannya, agar para peserta lebih mantap dalam mengikuti perlombaan. Pemenang perlombaan akan mendapatkan trofi, sertifikat dan uang pembinaan.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Kategori junior putra, juara I diraih oleh Agung Prayitno dari SMKN 3 Jombang, juara II diraih Achmad Syarifuddin dari SMKN 1 Jombang, dan juara III diraih Bayu Putra Setiawan dari SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng. Sedangkan kategori lead umum putri, juara I diberikan kepada Hamidah Masri dari FPTI Mojokerto, Juara II Anik Soraya dari FPTI Jombang, dan Asih Ismiati dari FPTI Mojokerto berhasil meraih juara III. Untuk kategori lead umum petra, Rafiel Hadi sukses menjadi yang terbaik, disusul dengan Septyan Wahyu Iswanto dan Marta Yogi R. dari FPTI Mojokerto, menjadi juara II dan III. (anita/abror)

SebelumnyaSMA Trensains Juarai LKTA ISEF 2015 se-Jawa Bali
BerikutnyaNasehat Hadratusyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari (II) “Perpecahan Tak Memberi Keuntungan”