Sumber: Faktualnews.com

Tebuireng.online– Setelah berhasil menyabet penghargaan Adipura Kencana dari Presiden RI, Joko Widodo di Plaza Ir. Soedjono Soerjo Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, Jakarta, Rabu (02/08/2017), Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko menggelar kirab masal sebagai bentuk rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Jombang pada Kamis (03/08/2017) pagi hingga siang.

Ratusan warga Jombang tumpah ruah di sisi jalan seiring Bupati Nyono melewati jalan dengan membawa piala dan berakhir dengan syukuran potong tumpeng di Alun-Alun Jombang. Ia juga didampingi Wabup Mundjidah Wahab, Kapolres Agung Marlianto, dan sejumlah pejabat lainnya.

Pada kesempatan tersebut, seperti yang dilansir oleh FaktualNews.co Bupati Nyono mengajak kepada segenap yang hadir saat itu untuk mempertahankan prestasi yang telah diraihnya di tahun 2017 ini. Dalam upaya mempertahankan prestasi tersebut, menurutnya dengan membangun kesolidan dan kebersamaan yang lebih baik lagi antar warga juga jajaran pemerintahan.

“Kuncinya adalah sebuah kebersamaan yang kita bangun saat ini untuk mempertahankan penghargaan Adipura Kencana selanjutnya,” terangnya.

Diungkapkan, untuk meraih penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan hidup ini, perlu kinerja yang cukup ekstra terutama di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab). Sebabnya ada banyak penilaian dari pemerintah pusat dalam memperoleh prestasi tersebut, mulai dari pelayanan pemerintah terhadap publik, pengelolaan keuangan di Pemkab, sinergi perekonomian dengan kondisi masayarakat serta aspek-aspek yang lainnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Kenapa Jombang mendapat penghargaan ini, karena penilaian di tahun 2017 ini bagus-bagus, kaitannya dengan kinerja Pemkab, kita berturut-turut mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP), masalah lingkungan, ada masalah ekonomi sinergi dengan kondisi sosial, dan banyak lagi yang lainnya,” bebernya.

Dihubungi terpisah, Wakil Sekretaris Tanfidziyah PCNU Jombang, Ahmad Syamsul Rijal turut mengapresiasi penghargaan yang diterima oleh Kota Santri di wilayah lingkungan hidup itu.

“Kita sebagai warga Jombang tentu patut memberikan apresiasi atas capaian Jombang dlm inovasi dan penataan lingkungan hidup kawasan perkotaan. Itu prestasi tertinggi di bidang lingkungan hidup,” terangnya Jum’at (4/08/2017).

Atas capaian itu, Jombang setara dengan Malang, Surabaya, Tangerang dan Kudus yang juga memperoleh penghargaan serupa.

“Karakter kudus sebagai Kota Wali dijadikan panduan dalam menata kawasan perkotaannya sehingga karakternya begitu jelas. Jombang sebagai kota santri, pondok pesantren dan pendiri NU, tentu karakter itu perlu dimunculkan. Sehingga siapapun ketika masuk Jombang dengan mudah mengenali bahwa ini kotanya para muassis NU,” ujarnya lebih lanjut.

Terakhir ia berharap, para pemimpin seperti Bupati Jombang semoga bisa mempromosikan Jombang sebagai kota religius. “Mudah2an Bupati Jombang bisa mewujudkan nya. Karena jati diri daerah akan terlihat dari karakter lingkungannya,” pungkasnya. (Rif’atuz Z)

SebelumnyaSejarah, Khasiat, & Bacaan Ratib al Haddad
BerikutnyaAswaja, PMII, dan Ideologi