Ibu Shinta dan Sejumlah Istri Eks Pejabat Kabinet Era Gus Dur Ziarah ke Tebuireng

1032
Ibu Shinta Nuriyah bersama para istri menteri kabinet Persatuan Nasional didampingi Ibu Nyai Hj. Faridah Salahuddin Wahid ketika berdoa di pusara makam Gus Dur pada Senin (09/10/2017). (Foto: Abror).

Tebuireng.online— Bersama para istri mantan menteri dan pejabat eksekutif Kabinet Persatuan Nasional (1999-2001), Ibu Shinta Nuriyah berziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid, pada Senin (09/10/2017) di Maqbarah Masyayikh Pesantren Tebuireng. Kedatangan rombongan yang dikawal oleh anggota TNI itu, disambut oleh Ibu Pengasuh, Nyai Hj. Farida Salahuddin dan Ibu Wakil Pengasuh, Nyai Hj. Lelly Abdul Hakim.

Usai tiba, Ibu Shinta dan rombongan langsung menuju ke makam dan berdoa di pusara Gus Dur. Pembacaan tahlil dipimpin oleh Mudir Madrasah Mu’allimin Hasyim Asy’ari Ustadz Su’udi. Usai doa, Ibu Shinta mengeliling komplek makam untuk menaburkan bunga ke atas makam para keluarga Tebuireng, seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahid Hasyim, KH. Yusuf Hasyim, dan masyayikh lainnya, termasuk juga makam Almarhum KH. M. Natsir Karim atau Gus Cecep yang baru saja wafat pada Sabtu lalu.

Dijamu di Dalem Kasepuhan, Ibu Shinta mengucapkan terima kasih kepada Ibu Nyai Farida yang menyambut rombongan dengan hangat. Bu Shinta menjelaskan bahwa rombongan ini merupakan para istri mantan menteri dan pejabat eksekutif kabinet pimpinan Presiden Gus Dur pada 1999-2001 silam.

“Kami ingin tetap kekeluargaan ini menjadi terus terjalin dengan sebaik-baiknya maka itu kami membentuk sebuah paguyuban yang kita namakan Paguyuban Sekar Melati,” jelas Bu Shinta. Beliau juga menjelaskan, kegiatan yang menjadi pengikat paguyuban ini merupakan arisan, walau sebenarnya banyak kegiatan lainnya yang diadakan.

Beberapa istri anggota kabinet era Gus Dur yang ikut hadir di antaranya Sri Murniati (Istri Laksamana TNI Widodo AS), Sri Murniati Sachro (istri Purnomo Yusgiantoro, Menteri ESDM), Kessy Sukaesih  (istri Yusril Ihza Mahendra, Menteri Hukum dan Perundangan), Wiwik Maftuh (istri Maftuh Basyuni, Sekretaris Negara), Made Rusdiharjo (istri Jenderal Polisi (Purn) Suroyo Bimantoro, Kapolri), Sri Agustini (istri M. Prakoso, Menteri Pertanian) dan beberapa istri menteri dan pejabat kabinet Parsatuan Nasional lainnya.

  Pesantren Tebuireng Gelar Uji Kompetensi Guru Secara Mandiri

Menyambut dengan hangat, Ibu Nyai Farida mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu dari Paguyuban Sekar Melati yang terdiri dari para istri menteri era Presiden Gus Dur. Bu Nyai juga menyampaikan permohonan maaf, karena Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Salahuddin Wahid tak bisa ikut menyambut sebab harus ke Jakarta untuk mengikuti Rapat Dewan Etik Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebelum meninggalkan Tebuireng, rombongan dijamu dengan makan siang terlebih dahulu. Usai Tebuireng, Bu Shinta dan anggota Paguyuban Sekar Melati menyempatkan sebentar taziyah ke rumah duka KH. M. Natsir Karim (Gus Cecep) sebelum menuju ke Manik-manik Gudo, dan dilanjutkan ke Banyuwangi.


Pewarta:            M. Abror Rosyidin

Editor/Publisher: MAR