
Tebuireng.online- Peringatan Haul ke-16 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Masyayikh Pesantren Tebuireng yang digelar pada Rabu (17/12/2025) menjadi ajang spiritual bagi ribuan jemaah. Perhelatan besar ini juga menjadi ladang rezeki sekaligus ruang “ngalap barokah” bagi ratusan pedagang kecil yang memadati kawasan sekitar pesantren.
Sejak pagi, ribuan muhibbin dan peziarah dari berbagai daerah mulai menyemut di area Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Di sela-sela khidmatnya lantunan doa, geliat ekonomi rakyat tampak nyata dengan kehadiran ratusan lapak pedagang yang berjejer rapi.
Data di lapangan mencatat sedikitnya 250 pedagang turut memanfaatkan momentum tahunan ini. Mereka membuka berbagai jenis lapak, mulai dari kuliner, atribut santri, hingga cendera mata, di sepanjang akses menuju lokasi utama acara.
Bagi para pedagang, momen Haul Gus Dur memiliki makna ganda: sebagai sarana mencari nafkah sekaligus upaya menjemput keberkahan dari sosok guru bangsa tersebut.
Salah satu pedagang jajanan crispy asal Desa Banjaragung, Bareng, Muhammad Nandra, mengaku selalu menantikan peringatan haul ini.
“Kami sangat bersyukur dapat menghadiri acara yang mulia ini. Selain berjualan, niat utama kami adalah ngalap barokah kepada Gus Dur,” ujar Nandra saat ditemui di sela kesibukannya melayani pembeli.
Nandra menambahkan bahwa ada perbedaan signifikan antara berjualan di hari biasa dengan saat perhelatan Haul Masyayikh. Meski harus berdesakan dengan ribuan orang, ia merasa pendapatan yang diperoleh jauh lebih melimpah.
“Berbeda dengan hari-hari biasa, berjualan pada momen haul ini terasa lebih barokah. Alhamdulillah, pendapatan meningkat drastis,” tuturnya dengan wajah sumringah.
Kehadiran para pedagang kecil ini menjadi bukti bahwa sosok Gus Dur masih terus memberikan kemanfaatan bagi rakyat kecil, bahkan bertahun-tahun setelah kepergiannya. Ekonomi lokal di sekitar Kecamatan Diwek pun mengalami kenaikan aktivitas yang signifikan selama rangkaian acara berlangsung.
Melalui kegiatan ini, para pedagang dan masyarakat berharap Pesantren Tebuireng dapat terus maju dan menjadi oase keberkahan yang memberikan manfaat luas bagi umat, bangsa, dan negara.
Baca Juga: Haul Ke-16 Gus Dur, Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Padati Khotmil Qur’an di Tebuireng
Pewarta: Fatih Maulana
Editor: Muh. Sutan


















