
Tebuireng.online–Prestasi membanggakan kembali diperoleh Dasega Arya Eka Cipta, alumnus Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng. Pemuda asal Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang itu sukses peroleh gelar Duta Nusantara 2025 dalam ajang nasional yang digelar oleh Yayasan Duta Nasional di Hotel Wyndham Surabaya, pada Ahad (14/12/2025).
Untuk memperoleh penghargaan tersebut ia harus menjalani masa karantina ketat selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Desember 2025. Dalam hal ini Dasega membawa misi besar melalui advokasi bertajuk Ngleluri Budaya Sareng Dasega atau biasa disebut NGUBADA. Program yang ia dirikan sejak tahun 2021 ini lahir dari keresahan pribadinya melihat minimnya kepedulian generasi muda terhadap akar budaya sendiri.
Baca Juga: Alumnus Teknik Sipil Unhasy Jadi Pemuda Pelopor Seni dan Budaya Kabupaten Jombang
“Saya menciptakan NGUBADA karena melihat sendiri banyak generasi muda yang kurang peduli terhadap budaya di sekitarnya. Bahkan, jika ditanya apa budaya mereka, banyak yang menjawab ptidak tahu,” ungkap Dasega saat diwawancarai, (23/12).
Melalui NGUBADA, Dasega menggerakkan aksi nyata seperti penerbitan buku Jaranan Dor, pembuatan filter edukasi tebak seni budaya, poster budaya, roadshow ke desa-desa, hingga proyek video budaya “Joko Soroh”. Tidak hanya soal seni, advokasi ini juga mengintegrasikan promosi pariwisata, kuliner khas, UMKM, hingga wastra Nusantara.

Menariknya, Dasega mengaku persiapan menuju kancah nasional ini tergolong singkat, yakni hanya satu minggu. “Sejujurnya, untuk persiapan ke Nasional ini saya butuh waktu 1 minggu untuk mempersiapkan kebutuhan baju-baju, untuk masalah publik speking dll. sudah belajar dari pengalaman pegeant sebelumnya,” terangnya.
Adapun hal yang dipelajari untuk persiapan ke nasional ini ia belajar terkait budaya, pariwisata, kuliner, dan wastra. “Saya belajar tentang budaya, pariwisata, kuliner dan wastra di daerah sekitar saya di jatim karena saya dari jatim yang mau memperkenalkan jatim ke kancah nasional dan saya belajar juga isu-isu terkini di Indonesia,” imbuhnya.
Baca Juga: Mahasiswa UNHASY Raih Prestasi di Ajang Duta Budaya Jawa Timur
Selama masa karantina, Dasega mengaku tidak menemui kendala berarti. Saat diwawancarai, ia mengaku keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan keluarga, terutama sang ayah Setiyo Irawan, sang ibu Kuswati, serta adiknya Devina Humairanda.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pasca kemenangan ini Dasega akan melakukan pengabdian di bawah naungan Yayasan Duta Nusantara, termasuk audiensi dengan berbagai dinas terkait untuk menjalankan program advokasi yang telah disusunnya.
Pewarta: Ilvi Mariana
Editor: Rara Zarary


















